Dua Pemuda Asal Solo Terperangkap di Palembang

Aksi mereka dipergoki pemilik warung sehingga keduanya berhasil ditangkap dan menjadi sasaran emosi warga hingga keduanya babak belur dihajar massa.

Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Dua sahabat ini diamankan ke Polresta Palembang, Jumat (17/11) karena mencuri hp di warung. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Mengaku kehabisan ongkos, dua sabahat asal Desa Kampung Jeroan, Solo, yakni Junaidi (18) dan Yogi (21), nekat melakukan aksi pencurian Handphone di warung milik Sardoso (50), di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 8 Ulu Kecamatan SU I, Palembang, Jumat (18/11), sekitar pukul 10.20.

Namun apesnya, aksi mereka dipergoki pemilik warung sehingga keduanya berhasil ditangkap dan menjadi sasaran emosi warga hingga keduanya babak belur dihajar massa.

Beruntung ada petugas kepolisian Polsek Kertapati yang sedang mobile, yakni Fikri (30), keduanya langsung diserahkan ke Polresta Palembang.

"Awalnya mereka bedua tadi sedang nongkrong di warung saya. Ketika saya meninggalkan warung, rupanya salah satu dari mereka yakni Junaidi mengambil HP yang sedang saya cas di warung. Saya pernah tidak tahu siapa mencurinya. Namun ketika hp saya berbunyi, ternyata hp saya ada di kantong celana Junaidi, " Ungkap Sardoso, ketika ditemui di Polresta Palembang.

Sardoso, pun langsung teriak maling, dan warga yang mendengarnya ikut mengamankan terssangka dan langsung memukuli keduanya.

" Untung ada menantu saya anggota Polsek Kertapati yang sedang mobile, jadi kedua pelaku langsung diserahkan ke Polresta Palembang," katanya.

Kedua tersangka mengaku nekat melakukan aksi ini karena kehabisan uang, " Kami ini rencana mau ke Lahat pak untuk nemui teman, katanya ada lowongan kerja. Nah pas sampai di Palembang, uang kami habis jadi kami terpaksa melakukan aksi itu pak," ungkap keduanya menyesal.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui KA SPK, Iptu Cek Mantri membenarkan adanya serahan dua tersangka atas nama Junaidi dan Yogi," kedua tersangka sudah diamankan, hingga saat ini masih diperiksa," ungkap Cek Mantri.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved