10 Pencakar Langit Donald Trump

Ada 10 daftar pencakar langit yang dibangun dan menyematkan nama pria calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ya, sebelum mengajukan diri untuk

Editor: Bedjo
Gizmodo
Trump Tower, New York City. 

SRIPOKU.COM - Di bawah ini, ada 10 daftar pencakar langit yang dibangun dan menyematkan nama pria calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Berita Lainnya:  Burj Khalifa Dubai Bakal Dapat Saingan Baru

Ya, sebelum mengajukan diri untuk maju menjadi pengisi White House, Trump beken sebagai seorang pengembang properti.

Trump mengambil alih perusahaan ayahnya pada 1971 dan sejak itu, sebuah kerajaan properti mulai berdiri di New York dan menyebar di seluruh dunia.

Bangunannya yang paling dikenali adalah residensial dan menara hotel. Berikut ulasannya.

1. Trump Tower, New York City
Berlokasi di New York City, Amerika Serikat, pencakar langit ini memiliki ketinggian 58 lantai.

Trump Tower menjadi rumah bagi kantor utama Donald Trump dan juga berfungsi sebagai markas utama untuk kampanye presiden.

Selesai dibangun pada 1983, menara ini didesain oleh arsitek Amerika Der Scutt.

2. Trump International Hotel and Tower, Chicago
Menara yang dibangun Skidmore, Owings and Merrill didesain untuk berdiri setinggi 423,4 meter di dekat Sungai Chicago.

Trump awalnya mengumumkan bahwa menara ini akan menjadi gedung tertinggi di dunia. Namun, rencana tersebut diturunkan setelah serangan teroris 9/11.

3. Trump Ocean Club, Panama City
Perusahaan asal Kolombia, Arias Serna Saravia berperan di belakang desain proyek Trump satu-satunya di Amerika Latin sampai berdiri saat ini.

Bangunan yang terlihat seperti layar kapal ini konstruksinya selesai pada 2011. Trump Ocean Club mencakup 369 kamar hotel dan 700 unit kondominium. Semua penghuninya mendapatkan fasilitas klub pantai pribadi.

4. Trump Towers, Istanbul
Trump Towers pertama yang dibangun di Eropa adalah sepasang menara kembar dengan pusat perbelanjaan dan bioskop di bagian penghubungnya.

Salah satu menaranya berfungsi sebagai kantor sementara menara yang lain berisi lebih dari 200 unit hunian.

Baik pemilik dari Turki maupun presiden negara tersebut dilaporkan ingin menghapus nama Trump dari menara ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved