Breaking News:

APBD Sumsel Tahun 2017 Rp 7,89 T, Alex Sebut Jangan Pernah Terjadi Kerusuhan di Sumsel

Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin mengajak masyarakat Sumsel agar bersama-sama menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif.

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH memberikan sambutan pada Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur Sumsel terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2017 di ruang rapat Banggar DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (4/11/2016). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH mengajak seluruh masyarakat Sumsel agar bersama-sama menjaga dan menciptakan suasana yang kondusif di Provinsi Sumsel.

"Saat ini tengah berlangsung demo besar besaran di istana negara. Saya berterima kasih karena kita semua sudah menjaga suasana yang kondusif di Sumsel," ungkap Alex saat menghadiri Penandatanganan nota kesepakatan bersama antara pimpinan DPRD Provinsi Sumsel dan Gubernur Sumsel terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2017 di ruang rapat Banggar DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (4/11/2016).

Menurut orang nomor satu di Bumi Sriwijaya ini, suasana yang kondusif di Provinsi Sumsel menjadi salah satu prioritas yang harus terus dijaga bersama, Pemerintah Provinsi Sumsel bersama seluruh stakeholder mulai dari TNI, Polri dan didukung seluruh lapisan masyarakat akan terus berupaya menciptakan suasana kondusif di Sumsel.

"Jangan pernah terjadi kerusuhan apapun di Sumsel, apalagi kerusuhan antar umat beragama, kalau sudah terjadi akan sulit dibenahi," kata Alex.

Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM mengatakan, KUA dan PPAS yang merupakan dokumen anggaran yang dibuat sebagai pedoman dalam menyusun APBD berdasarkan Rencana Kerja Proiritas Daerah (RKPD) dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Saya berterima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sumsel yang sudah bekerjasama dengan baik, bekerja keras dan melakukan penelitian terhadap KUA dan PPAS tahun anggaran 2017 ini," kata Giri yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sumael.

Setelah ditandatangani, nota kesepahaman bersama ini kemudian diserahkan langsung Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas SE MM kepada Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH.

Rancangan APBD Sumsel tahun 2017 mengalami peningkatan 6,60 persen dibanding tahun 2016, nota kesepakatan bersama terkait KUA dan PPAS ini ditujukan untuk mensinergikan anggaran dengan rencana pembangunan di Sumsel tahun 2017 mendatang.

Sebagaimana proses pembahasan dan penelitian yang telah dilaksanakan maka rancangan APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2017 mengalami peningkatan sejumlah Rp. 489.256.657.935,84 atau naik 6,60% dari APBD perubahan tahun anggran 2016 yang telah ditetapkan sejumlah Rp.7.409.905.132.741,16. APBD Provinsi Sumsel tahun 2017 disepekati sejumlah Rp.7.899.161.790.677,00.

Pendapatan daerah pada APBD perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp. 7.375.616.672.580,91 mejadi Rp.7.874.161.790.677,00 pada APBD tahun anggaran 2017, meningkat Rp. 498.545.118.096,09 atau naik 6,76 persen.

Untuk belanja daerah, Pada APBD perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp5.831.073.406.301,21 menjadi Rp 6.529.050.199.779,50 pada APBD tahun anggaran 2017 meningkat sejumlah Rp.697.976.793.478,29 atau naik 11,97 persen.

Penerimaan pembiayaan daerah pada APBD perubahan tahun anggaran 2016 sejumlah Rp34.288.460.160,25 menjadi sejumlah Rp25.000.000.000,00 pada APBD tahun anggaran 2017 berkurang sejumlah Rp9.288.460.160,25 atau turun 27,09 persen.

Kemudian, pengeluaran pembiayaan pada APBD perubahan tahun anggran 2016 sejumlah Rp.1.578.831.726.439,95 menjadi sejumlah Rp1.370.111.590.897,50 pada APBD tahun anggaran 2017 berkurang sejumlah Rp 208.720.135.542,45 atau turun 13,22 persen.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved