Kuliner
Rumah Kue di Baturaja Sajikan Rasa Kue Khas OKU
“Setidaknya ada 30 macam kue mulai dari jajanan tradisional hingga aneka kue kekinian ada disini” terang pemilik rumah kue.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, BATURAJA ---Bila datang ke Kota Baturaja dan ingin mencicipi aneka kue maka anda bisa berkunjung ke “Rumah Kue”. Namanya saja Rumah Kue maka semua aneka kue ada disini. Mulai dari kue tradisional hingga kue modern bisa ditemukan di Rumah Kue.
Puluhan macam kue tersedia disini, “Setidaknya ada 30 macam kue mulai dari jajanan tradisional hingga aneka kue kekinian ada disini” terang pemilik rumah kue seraya menambahkan khusus pada hari Minggu dia menyiapkan 2000 potong kue.
Warga Kota Baturaja khususnya memang sudah sangat familiar dengan aneka kue yang dijual di Rumah Kue. Pelanggan datang dari berbagai penjuru, itu semua karena kue yang dijual di sini memang rasanya enak dan cocok dilidah mayoritas masyarakat OKU.
Pantauan di lapangan tampak pengunjung pelanggan yang datang silih berganti, khusus pada hari Minggu maka pembeli akan berdatangan. Biasanya pengunjung Taman Kota Baturaja yang menikmati car free day tidak akan melewatkan kesempatan membeli aneka jajanan yang disajikan di meja di pinggir Taman Kota.
Sebab bila hari Minggu pemilik Rumah Kue juga membuka lapak untuk menjual kue sehingga pelanggganya yang habis berolahraga atau jalan di Taman Kota langsung menyerbu kue yang dijual Rumah Kue.
Sejumlah pelanggan mengaku sudah sangat familiar dengan aneka kue yang dijual di Rumah Kue. Seperti dituturkan seorang wanita lansia (lanjut usia) yang rutin senam lansia di Minggu pagi, baginya aneka kue yang dijual di Rumah Kue memang sudah cocok dengan lidahnya.
“Mulai dari getuk sampai hamburger ado, nak gandus ado pulo, cenil, nak kue serambi ado,’ kata Masnun (68) dengan nada senang.
Pembeli lainnya salah seorang dokter mengaku senang membel kue di Rumah Kue karena kuenya selalu fresh dan sehat .
Beberapa warga Kota Baturaja mengaku waktu pas menikmati aneka jajanan di Rumah Kue adalah setelah senam atau jogging, pembeli juga membawa pulang untuk sarapan pagi keluarga.
Sementara itu Deni dan Lena selaku pemilih bisnis keluarga , menuturkan jualan kue ini merupakan bisnis keluarga yang diwariskan oleh ibunda tercinta, Binsis Kue ini sudah berlangsung selama 30 tahun lebih, anak-anak meneruskan dan memodifikasi dengan selera zaman sekarang sehingga kue yang dijual di rumah Kue tidak ketinggalan.
ternyata bisnis “Rumah Kue” mampu Meraup omzet hinga Rp 4 juta /hari dari hasil penjualan aneka kuliner yang kerjakan di rumah sendiri.
“ Khusus di hari Minggu omzet kita Rp 4 juta/hari,” terang Lena Komar SE pemilik binsis “Rumah Kue” . Menurut Lena, sedikitnya 2000 potong kue ditambah aneka kuliner lainnya seperti nagut ikan gabus , nasi minyak dan lain-lain yang dijual untuk pelanggan yang menikmati car free day di Taman Kota Baturaja.
Rata-rata 2000 potong kue dari 30 macam kue ini ludes setelah pukul 09.00. Biasanya para pembeli lebih banyak yang membawa pulang aneka kue, namun ada juga sebagian yang menimkati kue sarapan pagi di area Taman Kota Baturaja.
Untuk membuat kue yang jumlahnya mencapai ribuan potong. Lena mengaku tidak mengalami kesulitan lagi, karena 12 karyawan sudah terbiasa bangun bagi dan masing-masing karyawan bertanggung jawab untuk lima macam kue.
Pembuatan kue dikerjakan mulai pukul 03.00 dini hari dan sebelum pukul 06.00 sudah siap dijual, sehingga kue-kue yang dibuat di Rumah Kue benar benar fresh karena baru masak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rumah-kue_20161018_212012.jpg)