Usai Antar Anak ke Sekolah, Suhanto Ditemukan Tewas Terkapar Bersimbah Darah
Suhanto tewas dengan kondisi luka bacok di bagian kepala, luka pada jari tangan dan usus terburai
SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Suhanto bin Dari (45) warga Desa Martapura Kecamatan Sikapdalam Kabupaten Empatlawang ditemukan warga tewas dengan kondisi luka bacok di bagian kepala, luka pada jari tangan dan usus terburai di Talang Tebatabang Sikapdalam, Rabu (5/10/2016) sekitar pukul 07.30.

SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Korban Suhanto bin Dari
Informasi dihimpun Sripoku.com sebelum ditemukan warga korban baru mengantar anaknya ke sekolah pada pagi harinya.
Korban bersama anaknya keluar rumah sekitar pukul 06.30.
Hanya selang beberapa saat korban ditemukan warga dan langsung menghubungi pihak kepolisian.
"Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang juga baru pulang mengantar anaknya sekolah," ungkap Rosidi (72), keluarga korban kepada Sripoku.com.
Rosidi berharap agar pihak kepolisian mengungkap pembunuhan tersebut karena Suhanto merupakan tulang punggung keluarga dengan tiga orang anak.
Kades Martapura, Supri Hartono mengatakan korban sehari-hari biasanya bekerja sebagai petani dan dan juga pedagang musiman hasil pertanian.

SRIPOKU.COM/AWIJAYA
Suhanto bin Dari (45) warga Desa Martapura Kecamatan Sikapdalam Kabupaten Empatlawang, dibawa pihak keluarga ke rumah duka, Rabu (5/10/2016).
"Sehari-hari orangnya baik dan ramah," kata Supri.
Ia menjelaskan barang korban yang dibawanya tidak ada yang hilang seperti sepeda motor, dompet dan handphone.
Kapolsek Ulumusi Iptu Heri Yusman dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini.
Heri mengatakan diduga motif pembunuhan ini karena dendam sebab barang korban tidak ada yang hilang.
"Sepertinya bukan kasus penodongan, diduga ada perselisihan atau dendam lama," ungkapnya melalui pesan singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/suhanto-bin-dari-tewas_20161005_161839.jpg)