Sambal “Jengki” Jadi Magnet di RM Pindang Annisa Baturaja

Setiap masakan yang disajikan rumah makan ini semuanya lezat dan bikin lidah ketagihan.

Sambal “Jengki” Jadi Magnet di RM Pindang Annisa Baturaja
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Nia Desilia (Pemilik RM Pindang An-Nissa) 

Karena sudah menjadi menu andalan, maka setiap hari RM ini selalu menyajikan sambal jengeol, tak peduli di saat sedang tidak musim jengkol. Termasuk saat harga jengkol melambung, Nia tetap akan membelinya.

Sebab kadang-kadang pelanggan kecewa bila tidak ada menu sambal jengkol, walaupun ada sambal terong, sambal buah segar dan sambal terasi.

Sesuai dengan namanya, RM Pindang, rumah makan yang lebih popular dengan nama Pindang Salam (nama suami Nia—red) memang menyajikan aneka hidangan pindang, mulai dari pindang Baung yang dibandrol Rp 20 ribu/prosi, pindang Salai Rp 25 ribu/porsi, pindang ikan gabus Rp 25 ribu/porsi dan pindang ikan jelawat Rp 25 ribu/porsi.

Pindang Ikan Baung / foto : sripoku.com/Leni Juwita

Selain itu ada pula pindang tulang Rp 20.000/porsi, pindang ikan mujair Rp 15.000/porsi, pindang ayam Rp 13 ribu/porsi dan pindang ikan patin Rp 13 ribu/porsi.

Aneka pindang juga disajikan dengan makanan sehat lainnya seperti tempe
goreng, tahu goreng, ikan seluang goreng, lalapan, dan sambal.

Pindang memang menjadi favorit orang OKU khususnya dan Sumatera pada umumnya. Tidak heran bila pengunjung RM Pindang An-Nissa datang dari kalangan, pejabat birokrat, PNS, pengusaha, anggota Dewan, TNI, Polri dan karyawan swasta.

Pemasarannya bahkan hanya mengandalkan mulut ke mulut, tanpa perlu mengeluarkan biaya promosi.

Menurut Ny Nia, RM Pindang An-Nissa ini dirintis sejak tahun 2008, dua tahun pertama adalah masa-masa sulit dimana pengunjung masih sepi. Baru tahun 2010, pelanggan mulai ramai berdatangan dan langganan terus bertambah.

Halaman
1234
Penulis: Leni Juwita
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved