Torabika Soccer Championship

Djajang Nurdjaman:Persib Masih Melakukan Kesalahan Elementer

“Melihat pertahanan Arema solid dan antisipasi gelombang serangan kita. Mereka bertahan dengan cukup banyak orang dan cukup baik,”

Tayang:
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma
IST
Djajang Nurjaman, pelatih Persib Bandung 

SRIPOKU.COM, BANDUNG-Pelatih Persib, Jajang Nurjaman tidak henti-hentinya memberi instruksi di technical area. Beberapa kali dia juga terlihat ekspresif ketika melihat ada kesalahan yang dilakukan oleh anak asuhnya di atas lapangan. Menurut pria asal Majalengka tersebut, dalam laga tadi dia sangat bertekad merebut poin penuh untuk menutup putaran TSC 2016 dengan apik. Sehingga dia merasa jengkel ketika ada kesalahan elementer bisa berdampak buruk pada tim.

“Sebetulnya kalau permainan sudah sesuai instruksi cuma ada 1-2 miss (komunikasi). Saya ekspresif karena ada kesalahan individual, saya kesal karena kesalahan elementer pemain yang bisa berbahaya,” ungkap Janur  seperti dilansir dari Simamaung,  Sabtu (27/8).

Di babak kedua bahkan Janur sangat aktif dalam mengawal kinerja anak asuhnya. Karena secara intensitas serangan, Persib tidak segarang saat memainkan babak pertama. Salah satunya karena Sergio Van Dijk yang punya banyak kesempatan mendapat bola, di paruh kedua terisolasi oleh duet Goran Gancev dan Hamka Hamzah. Namun Janur menolak jika disebut merubah cara main anak asuhnya pasca turun minum.

“Sebetulnya di kamar ganti menyuruh untuk teruskan cara main di babak pertama. Tapi penjagaan kepada Sergio semakin rapat jadi dia butuh ruang. Dan yang mau kasih umpan juga pikir-pikir dulu karena penjagaan ke Sergio lebih ketat. Babak pertama bola pass ke orang ketiga dari dia kan selalu berhasil,” ujarnya.

Meski gagal memetik kemenangan, Janur tetap berbesar hati. Dia dengan jantan menyebut Singo Edan memang punya kualitas yang mumpuni terutama di wilayah pertahanan. Solidnya penampilan Goran Gancev membuat pemain lain sangat nyaman dalam meredam gempuran pasukan Maung Bandung.

“Melihat pertahanan Arema solid dan antisipasi gelombang serangan kita. Mereka bertahan dengan cukup banyak orang dan cukup baik,” ujarnya.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved