Musda III DPD PAN Ogan Ilir Berlangsung 'Panas' dan Berakhir 'Deadlock'
Rusdi Tahar meninggalkan ruang Musda sembari menendang kursi plastik
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, INDERALAYA - Langkah Rusdi Tahar SE menduduki kembali posisi ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PAN Kabupaten Ogan Ilir (OI), periode 2016-2021 terganjal.
Pasalnya, pada pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III DPD PAN Kabupaten Ogan Ilir OI tahun 2016 yang berlangsung di Gedung PSBR Inderalaya Kabupaten OI, Sabtu (6/8/2016), berakhir "deadlock".
Ketua Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Mardiansyah yang mewakili ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sumsel Iskandar, Mardiansyah menunjuk empat nama calon formatur dari sembilan nama calon formatur yang diajukan oleh DPD PAN OI Rusdi Tahar SE.
Keempat nama calon formatur yang ditunjuk tersebut antara lain, Rusdi Tahar SE selaku incumbent ketua DPD PAN OI, Azmi A A Hadi, Iskandar Syahbani, dan Herman Masruddin.
Saat musyawarah salah satu calon formatur yakni Rusdi Tahar SE tidak sepakat mengenai penunjukkan Azmi A Hadi sebagai ketua DPD PAN OI.
Sedangkan, ketiga calon formatur yakni Azmi A Hadi, Iskandar Syahbani dan Herman Masruddin menyetujui Azmi A Hadi sebagai ketua DPD PAN OI.
Ketidaksepakatan Rusdi Tahar mengenai penunjukkan Azmi A Hadi untuk menjadi ketua DPD PAN OI, ditunjukkannya dengan meninggalkan ruang Musda sembari menendang kursi plastik.
Suasana tersebut sempat mengundang emosional dari sejumlah pengurus ranting DPC PAN se-Kabupaten OI.
Hingga akhirnya pihak DPW PAN Sumsel belum bisa menentukan sikap mengenai putusan siapa yang menjadi ketua DPD PAN OI.
Politikus senior PAN OI Arhandi Thabroni, menenangkan seluruh kader dari jajaran pengurus sampai ke tingkat DPD PAN OI yang memadati ruang Musda untuk tetap tenang.
"Saya yakin DPW akan menentukan sebijak-bijaknya. Ini adalah konsekuensi politik, kami minta kepada seluruh kader maupun pengurus DPD PAN OI untuk bersikap tenang. Sikok manusio pun jangan ado yang panas. Jadi dak usah risau, jangan ado keributan, ini organisasi, siapapun bisa jadi pemimpin. Saya paham dan saya yakin, bahwa DPW akan menentukan keputusan yang bijak," pinta Arhandi.
Menanggapi hal ini, ketua DPW Partai PAN Sumsel yang diwakili oleh Mardiansyah selaku POK menjelaskan, berdasarkan AD-ART Partai yang dalam menentukan sikap, lebih mengutamakan azas musyawarah mufakat untuk memilih siapa ketua DPD PAN OI periode 2016-2021.
"Dari keempat calon formatur tadi yakni Rusdi Tahar, Azmi A Hadi, Iskandar Syahbani Herman Masruddin dan termasuk saya sendiri sebagai formatur dari DPW PAN Sumsel. Di antara keempat itu, harus bulat menunjuk siapa yang menjadi ketua DPD PAN OI periode kedepan, dan tidak boleh ada yang tidak sepakat," jelas Mardiansyah.
Karena tadi ada yang berlainan, dijelaskan Mardiansyah, keputusan akhir akan diserahkan kepada DPW PAN Sumsel yang akan menentukan sikap.
"Saya tidak tahu itu kapan hasilnya. Namun yang jelas, kita serahkan ke DPW PAN Sumsel," ujar ketua POK DPW PAN Sumsel Mardiansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ketua-dewan-pimpinan-wilayah-dpw-pan-sumsel_20160806_174653.jpg)