Hasil Tes Urine 260 Balon Kades, Negatif

kita disini hanya bertugas memeriksa, tentunya pihak panitia juga akan mendiskualifikasi apabila ada balon kades yang positif narkoba," jelasnya

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Tarso
Shutterstock
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Sebanyak 260 calon Kades yang telah mengikuti tes urine dan darah hasilnya negatif. Hasil pemeriksaan tersebut diserahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan.

kepala BPMPD Muba Drs Habiburahman, mengatakan bahwa pihakny telah mendapatkan hasil tes urine dan darah dari BNNP Sumsel. Dimana hasil tes urine tersebut dari 260 balon kades yang akan maju pada Pilkades, dimana kegiatan tes ini berdasarkan peraturan daerah Kabupaten Muba No 10 tahun 2012 yang tertera pada pasal 1 ayat 7.

"Kita telah menerima hasil tes urine dan darah dari BNNP Sumsel, dan alhamdulillah sebanyak 260 balon kades tersebut negatif, dan seterusnya hasil tes ini akan kita berikan kepada balon tersebut. Hasil tes tersebut nantinya digunakan untuk melengkapi berkas kepada panitia pemilihan desa," ujarnya.

Tes urine dan darah tersebut sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Pilkades pada 27 Agustus nanti. “Bakal calon Kepala Desa harus bebas narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan yang diterbitkan oleh Kepolisian daerah Sumsel,” jelasnya.

Sementara, Kasubdit Pemerintahan Desa, Fitriadi menambahkan, pada tanggal 6 Agustus nanti akan ada psikotes bagi balon kades, yang akan di lakukan di RSUD Sekayu.

”Pisikotes dilaksanakan tanggal 6 nanti di RSUD Sekayu, dan ini akan dilakukan sistim gugur, dimana balondes tidak mengikuti kita akan nyatakan gugur,” ujarnya.

Sebelumnya, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumsel, Dodi Permadi, menambahkan bahwa sejauh ini terdapat 260 orang balon kades yang sudah melakukan tes urine dan darah. Diketahui jumlah balon kades yang akan mengikuti tes ada sekitar 300 orang, sedangkan waktu tesnya hanya satu hari hingga pukul 18.00 WIB.

"Satu persatu-satu balon kades tersebut diambil air seni dan darahnya, mereka diawasi langsung oleh tim BNN yang berjumlah 12 orang disetiap sesinya. Jadi dengan dilakukannya pengawasan tersebut tidak ada lagi indikasi akan tertukarnya air seni," ujarnya.

Setelah dilakukan tes urine dan darah ini, sample akan dibawa ke BNNP Provinsi yang mana akan dilakukan uji lab. Setelah itu hasil akan keluar diserahkan kepada panitia.

"Apabila dalam uji lab tersebut terbukti ada balon kades positif narkoba, maka kewenangan akan kita serahkan kepada pihak panitia. Sedangkan kita disini hanya bertugas sebagai pemeriksa, tentunya pihak panitia juga akan mendiskualifikasi apabila ada balon kades yang positif narkoba," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved