Arak-arakan Adipura di Pagaralam Disambut Tumpukan Sampah di Tepi Jalan

Akun Facebook milik Jhaty Jo Raharja juga memposting pertanyaan tentang raihan yang didapat Kota Pagaralam tersebut dalam akun facebooknya.

Arak-arakan Adipura di Pagaralam Disambut Tumpukan Sampah di Tepi Jalan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEFTIAWAN
Tampak mobil arak-arakan Piala Adipura Buana yang melintas tepat disamping tumpukan sampah yang ada di Jalan Kombes H Umar Kota Pagaralam, Sabtu (23/7/2016). 

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Kota Pagaralam untuk kelima kalinya kembali mendapatkan penghargaan dibidang kebersihan lingkungan.

Penghargaan Piala Adipura Buana dengan kategori Kota Kecil Terbersih diterima langsung Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati dan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Bapak Yusuf Kalla.

Informasi yang dihimpun piala tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla di Lapangan Istana Siak, Jl Sultan Syarif Kasim, Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau bersamaan dengan perayaan hari lingkungan sedunia pada Jumat (22/7/2016) kemarin.

Pantauan Sripoku.com, Jumat (23/7/2016) wujud kebanggaan Pemerintah Kota Pagaralam terhadap piala tersebut dan sebagai tradisi, piala tersebut langsung di arak mengelilingi Kota Pagaralam. Saat tiba di Bandara Atung Bungsu piala tersebut langsung diarak keliling Kota Pagaralam.

Bahkan seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) se-Kota Pagaralam dilibatkan untuk meramaikan arak-arakan piala Adipura tersebut.

Bahkan disepanjang jalan ratusan pelajar dari berbagai sekolah pun ikut berbaris disepanjang jalan guna menyaksikan piala kota terbersih tersebut melintasi Kota Pagaralam.

Namun sayangnya pemandangan miris muncul dibeberapa titik yang dilintasi oleh arak-arakan tersebut, seperti disepanjang Jalan Kombes H Umar tepatnya di Komplek SMA, SMP Muhammadiyah tumpukan sampah masih terlihat menggunung dan berserakan.

Bahkan Walikota Pagaralam sempat melintas di kawasan tersebut.

Kondisi ini membuat banyaknya komentar dari masyarakat Pagaralam. Apakah piala Adipura tersebut didapat dari hasil kerja keras atau dari hasil lobi-lobi.

Wawan (45) seorang yang sedang menyaksikan arak-arakan mengatakan, sampah tersebut sudah sejak pagi dibiarkan berserakan.

"Memang tidak ada petugas yang membersihkan karena seluruh petugas ikut memeriahkan arak-arakan piala yang baru saja diterima Pagaralam tersebut," ujarnya.

Bahkan akun Facebook milik Jhaty Jo Raharja juga memposting pertanyaan tentang raihan yang didapat Kota Pagaralam tersebut dalam akun facebooknya.

"Saya sebagai putra daerah pagaralam tidaklah bangga dg pagaralam mendapatkan piala adipura...apa sih dari kriteria penilaian dari adipura tsb...kota pagaralam masih tidak ada perubahan yg signifikan...atau piala tsb cuma lobi sana sini aja..." tulisnya di dinding facebook miliknya.(*)

Dapatkan Berita-berita Terkini (Up To Date) dan Menarik Lainnya dengan Langsung Klik sripoku.com

Berikan dukungan Anda kepada Kami dengan LIKE/SUKAI Fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini

Posted by Sriwijaya Post on 17 Oktober 2015
Dan mohon FOLLOW Twitter Kami juga Sriwijaya Post
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved