SFC Update

Gol Irsyad Maulana Buat Sriwijaya FC Bertekuk Lutut

Bermain dengan banyak perombakan disisi tengah rupanya membuat SFC kurang tangguh dilini tengah

Penulis: Candra Okta Della | Editor: Soegeng Haryadi
TRIBUN SUMSEL/HARYANTO
Para pemain Sriwijaya FC tertunduk lesu setelah dikalahkan Semen Padang 1-2 dalam Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Agus Salim, Padang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Irsyad Maulana menjadi momok berbahaya bagi Sriwijaya FC (SFC). Gol keduanya dimenit 87, menjadi penentu kemenangan Kabau Sirah atas SFC, dan membawa tim asal Ranah Minang itu naik ke posisi 5 dengan 16 poin. Sementara, SFC masih bertahan sebagau runner up di bawah Arema dengan poin 18.

Dalam laga lanjutan ke sepuluh Torabika Soccer Championship (TSC) di Stadion H Agus Salim Padang, Jumat (15/7/2016), bermain dengan banyak perombakan disisi tengah rupanya membuat SFC kurang tangguh dilini tengah baik untuk menahan gempuran Kabau Sirah, maupun melakukan skema penyerangan.

Supardi Nasir dkk tercatat hanya mampu membuat empat kali shoting on target ke gawang Rivki Mokodmpit, berbanding jauh dengan Semen Padang yang melesakkan 14 kali tendangan pas ke gawang.

Memang, usai dari babak pertama Laskar Wong Kito harus cepat keluar dari tekanan Kabau Sirah jika ingin meraih tiga poin dari Stadion H Agus Salim Padang. Lantaran, jika tak cepat berubah bisa jadi pasukan Nil Maizar yang tampil sangat impresif bisa menghentikan trend positif yang dibangun Supardi dkk.

Apalagi, melihat dari statistik babak pertama Semen Padang berhasil menguasai jalanya pertandingan, dengan melakukan lima kali sepakan keras, dan tanpa pelanggaran. Berbeda dengan SFC, hanya menguasai 40 persen penguasaan bola dan menciptakan tiga peluang yang on target, ditambah lagi SFC kini mendapat satu kartu kuning kepada Supardi yang melanggar Irsyad Maulana.

Walaupun masih imbang, lantaran SFC lebih dahulu mengoyak jala Semen Padang lewat kaki Mauricio, tapi hanya perlu 10 Kabau Sirah berhasil menyamakan kedudkan lewat kerja sama cantik yang memanfaatkan lemahnya lini tengah SFC yang ditinggalkan Ahmad Jufrianto dan Ichsan Kurniawan.

Sebelumnya, Mauricio Leal telah mencetak gol bagi Laskar Wong Kito. Melalui bola mati yang dilakukan Yu Hyun Koo, pemain negeri Samba ini berhasil mengubah arah bola dan mengecoh Rivki Mokodompit membuat skor 1-0 untuk SFC.

Sriwijaya dalam ini, memang sejak awal ditekan tuan rumah. Beberapa kali sepakan keras dari pemain Semen Padang membahayakan gawang Yogi Triana. Gol Mauricio, tercatat sebagai peluang on target pertama Laskar Wong Kito, lantaran sejak awal memang begitu ketat ditekan pemain Kabau Sirah.

Ketinggalan satu gol, Semen Padang langsung mengamuk keluar. Kurang dari lima menit sejak gol dimenit 22, Semen Padang nyaris menjebol gawang SFC. Namun sayang, umpan satu dua yang diselesaikan M Nur Iskandar sukses diblok Yogi.

Puncaknya, sepuluh menit usai gol dari Sriwijaya FC (SFC), Semen Padang melalui kaki Irsyad Maulana berhasil menjebol gawang Yogi Triana dimenit ke-36. Dengan umpan satu dua yang sangat cantik, pemain Semen Padang membuat lini pertahanan SFC terlihat tak mampu membendung gempuran lawan.

Ujungnya, setelah tiga kali melakukan sepakan keras, ditendangan ketiga Irsyad berhasil melesakkan gol luar biasa dari jarak cukup jauh ke kenan gawang Yogi Triana.

Bermain dibabak kedua. Widodo C Putro berupaya mengubah jalannya pertandingan. Dengan menarik Airlangga Sutjipto, Widodo memasukkan Beto untuk menambah daya gedor SFC. Tapi pertahanan Semen Padang masih cukup kokoh untuk ditembus. Melihat hal tersebut, Widodo yang tampak geram menarik Rizky Dwiramadhana dan memasukkan Yohanis Nabar. Namun sayang, lagi-lagi pasukan Nilmaizae masih cukup tangguh. Akhirnya, Widodo menarik M Ridwan dengan digantikan Firman Utina untuk memaksimalkan lini tengah SFC.

Terbukti, hadirnya Firman mengubah permainan. SFC berhasil balik menekan balik pertahanan Semen Padang. Meskipun, beberapa kali akselerasi yang dicoba Yohanis masih membentur pertahanan Kabau Sirah. Akhirnya, peluang Beto nyaris saja menjebol gawang Rivki. Ketika bola lambung dari Hilton gagal ditangkap Rivki. Hanya saja, sepakan Beto masih melebar gawang.

Jelang akhir waktu babak kedua. Arus serangan Semen Padang tak juga surut. Memanfaatkan kelengahan pertahanan SFC, Irsyad Maulanan kembali menjebol gawang SFC dan merubah skor menjadi 2-1 bagi tim tuan rumah. SFC memang terbakar dan berupaya membalas, tapi sayang hingga pluit panjang tak ada gol tambahan dari kedua tim.

Pelatih SFC Widodo C Putro, mengaku tetap puas dengan kinerja anak asuhnya. Walaupun harus pulang tanpa poin, ia menilai semua pemain telah bekerja maksimal.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved