Paket Sembako Senilai Rp 150 Ribu Cukup Bayar Rp 25 Ribu.

PTBA, PTPN dan PT KAI mengadakan pasar murah berupa sembako sebanyak 6.200 paket, senilai Rp 150 ribu perpaket cukup dibayar Rp 25.000 saja.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Perwakilan manajemen PTBA, PT KAI dan PTPN , secara simbolis memberikan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan santunan kepada anak-anak yatim piatu, di Muaraenim, Jumat (24/6) 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM---Tiga perusahaan plat merah yakni PT Bukit Asam (PTBA), PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII, menggelar kegiatan pasar murah di wilayah Kabupaten Muaraenim, Lahat dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), di Muaraenim, Jumat (24/6/2016).

Menurut Direktur Operasi dan Produksi PTBA Djoko Pramono didampingi pejabat yang mewakili PT KAI dan PTPN VII, bahwa kegiatan pasar murah ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, sesuai dengan surat himbauan Kementrian BUMN, yang meminta seluruh BUMN di Indonesia untuk menggelar pasar murah di lingkungan operasional masing-masing.

Adapun tujuan pasar murah ini adalah untuk membantu masyarakat yang kurang mampu sehingga benar-benar bisa bermanfaat.

"Kegiatan ini sangat tepat dengan momentun di bulan suci Ramadhan dan sesuai dengan visi dan misi PTBA yakni menjadikan perusahaan energi kelas dunia berkembang bersama masyarkat lingkungan," ujar Djoko.

Adapun total sembako untuk pasar murah sebanyak 6.200 paket sembako, yang tersebar di 25 Desa didalam Kabupaten Muaraenim dan Kabupaten Lahat serta 250 paket di Kabupaten PALI. Adapun paket sembako pasar murah tersebut yakni 10 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng senilai Rp 150 ribu.

Namun masyarakat hanya cukup menebus dengan uang Rp 25 ribu, sebab Rp 125 ribu di subsidi oleh perusahaan. Nanti dari hasil penjualan pasar murah ini, uangnya tidak kembali ke perusahaan tetapi akan disalurkan kembali untuk masyarakat yakni untuk membantu dan merehab tempat sarana ibadah di ring I PTBA.

Selain itu juga, diberikan santunan anak Yatim Piatu sebanyak lima ribu anak, yakni melalui Unit Produkdi Tanjungenim (UPTE) 3.500 anak yang tersebar di Kabupaten Muaraenim, Lahat dan PALI, 500 anak di Unit Pelabuhan Tarahan Lampung, 500 anak di Unit Pelabuhan Kertapati Palembang, dan 500 anak di Unit Pertambangan Ombilin Sumbar.

"Kegiatan pasar murah ini, merupakan tahun kedua," ujar Djoko.

Menurut Kadivre III Palembang Rochsjid Budiantoro, kegiatan BUMN hadir untuk negeri diantaranya siswa mengenal nusantara, bedah rumah veteran dan Indonesia mengajar. PT KAI menggelar pasar murah di wilayah Kabupaten Muaraenim dan Prabumulih, karena wilayah ini termasuk wilayah sibuk operasional kereta api. Pelaksanaan dilaksanakan di dua tempat yakni di Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang, Muaraenim dan Kelurahan Patih Galung, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih.

Paket sembako sebanyak 1000 paket dibagikan untuk masing-masing tempat sebanyak 500 paket. Tujuannya adalah bisa meningkatkan kepedulian dan rasa empaty kepada lingkungan di sekitar wilayah perusahaan operasional, dan meningkatkan kecintaan masyarakat untuk ikut menjaga sarana dan prasarana milik kereta api.

Sementara itu Kades Karang Raja Marsisyani Adi, sebagai wakil masyarakat, mengucapkan banyak terimakasih kepada PTBA, PTPN VII, dan PT KAI, sebab kegiatan pasar murah ini benar-benar sangat membantu masyarakat yang saat ini perekonomian terpuruk. Untuk di desanya, mendapatkan 553 paket sembako dan 60 anak yatim piatu.
"Kita utamakan masyarakat yang kurang mampu dan lansia," ujar Marsisyani.
Ditambahkan Kades Tanjung Terang Aan Redi Ahmad, pihaknya sangat berterimakasih dan mudah-mudahan kedepan bisa ditingkatkan. Dan kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga aset PT KAI

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved