Andi Amran Sulaiman: Harga Minyak Goreng Turun Rp 2.000-Rp 3.000

Harga minyak goreng turun 5,5 persen atau turun sekitar Rp 2.000-Rp 3.000 per liter mulai hari ini. Hal itu ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) And

www.heinzabc.co.id
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Harga minyak goreng turun 5,5 persen atau turun sekitar Rp 2.000-Rp 3.000 per liter mulai hari ini.

Berita Lainnya: Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Pasar Pendopo PALI Merangkak Naik

Hal itu ditegaskan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat melakukan peninjauan ke pabrik minyak goreng milik PT Salim Ivomas Pertama Tbk (SIMP) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/6/2016).

Mentan melakukan kunjungan ke produsen minyak goreng untuk memastikan pasokan minyak goreng ke konsumen, terutama menjelang Ramadhan dan Lebaran. Dengan terjaminnya pasokan, maka harga minyak goreng di pasar bisa ditekan.

"Mulai hari ini minyak goreng turun 5,5 persen," tegas Amran. Penurunan tersebut setara dengan Rp 2.000-Rp 3.000 per liter minyak goreng.

Mentan juga meminta kepada produsen minyak goreng untuk menambah volume pasokan minyak goreng, agar menjaga pasokan di masyarakat berlimpah.

"Produsen minyak lakukan operasi pasar besar besaran, suplai ke pasar ditambah, Insya Allah harga pasti turun. Kami guyur masuk pasar, suplai masuk pasar harga pasti turun karena dari produsen sudah turun," ujar Mentan.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan saat ini stok minyak goreng per Juni sebesar 1,6 juta ton, sementara kebutuhan masyarakat sebesar 400 ribu ton.

"Indonesia produsen dan mengekspor CPO terbesar dunia dan ekspor ke berbagai negara, masa dipasar Indonesia sendiri minyak naik," jelas Mentan.

(Baca: Sembako Langka, Minyak Goreng di Perbatasan Rp 200.000 Per Liter)

Penulis : Pramdia Arhando Julianto

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved