Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mahasiswi UGM Feby Kurnia
"Kasus tersebut sudah tertangkap pelakunya,"
"Untuk mengetahui penyebab kematian, dibutuhkan pemeriksaan lanjutan sekitar satu sampai dua mingguan," tuturnya.
Menurut dia, dari hasil otopsi, juga diketahui bahwa Feby telah meninggal sekitar 3-5 hari sebelum ditemukan. Jenazahnya juga telah membusuk dan bengkak.
"Ada tidaknya penyakit bawaan, nanti juga akan kita lihat dari pemeriksaan jaringan. Larva yang ada di tubuh Feby juga akan kami periksa," kata Surya.
Terkait informasi terdapat jeratan di tubuh Feby, Surya menyatakan bahwa hal itu disebabkan lipatan yang muncul karena kondisi jenazah yang sudah membengkak dan membusuk.
"Hasil ini akan diserahkan ke pihak polisi untuk membantu penyelidikan," katanya.
Jenazah Feby rencananya akan dibawa ke rumah keluarga di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (4/5/2016) pagi.
Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat perempuan ditemukan di dalam toilet lantai 5 Gedung FMIPA UGM, Senin (2/5/2016) petang.
Dari identifikasi polisi, perempuan tersebut diketahui identitasnya bernama Feby Kurnia, mahasiswi Program Studi Geofisika FMIPA UGM angkatan 2015, yang dilaporkan hilang sejak Kamis 28 April 2016 lalu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kepala-program-studi-geofisika-fmipa-ugm-siswanto_20160504_194356.jpg)