Hanya Butuh Waktu 200 Menit Bisa Baca Al Quran. Ini Caranya
Caranya melalui pelatihan metode al barqy yang telah diakui kementerian agama sejak tahun 1965.
Hal ini sesuai dengan tema acara, “membumikan Al Quran untuk memperkuat etos kerja dan produktif dan kesalehan sosial".
Kegiatan pelatihan ini juga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan program pembinaan keagamaan intensif, yang dilaksanakan untuk menghadapi bulan suci ramadhan dan berlangsung sampai tiga bulan ke depan.
Ustadz Benni dari Dusun Tulung Kemang, Desa Gajah Mati Sungai Menang mengatakan, metode ini merupakan hal baru baginya, dan mungkin pertama coba dilaksanakan di kota kabupaten.
Metode cepat dan anti lupa ini, relatif berbeda dengan apa yang biasanya diterapkan, teknik konvensional.
Ustadz Sholeh dari Dusun Pantai Penantian Desa Sungai Ceper Sungai Menang yang berbagi pengalaman spiritualnya sejak 2003 sampai 2010 dirinya pecandu narkoba.
"Alhamdulillah saya mendapat hidayah setelah rehab di Bekasi, di usia 48 tahun. Saya merasa belum terlambat belajar membaca Al Quran dengan metode cepat ini. Kami siap menyebarluaskannya dimulai dari mushola yang dibangun swadaya," beber Sholeh panjang lebar.
Sholeh mengaku selama ini dia sudah Rp 100 juta lebih menghabiskan dana untuk biaya berobat tapi belum sembuh.
Dengan adanya bimbingan para ulama dan ustadz kini berhasil sembuh dan berbagi ilmu.