Wanita Cantik asal Yunani Ini Curhat Tak Memiliki Vagina dan Rahim

Giannouli tidak memiliki kandungan, leher rahim, dan bagian atas vagina.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
BBC NEWS
Joanna Giannouli 

Kadang-kadang saya merasa seperti hidup di abad pertengahan.

Di Yunani, saya juga tidak bisa menemukan kelompok pendukung yang diperlukan. Saya tidak bisa menemukan orang untuk membicarakan hal itu.

Padahal, saya membutuhkan orang lain untuk berbicara tentang hal ini!

Ini sungguh persoalan besar dan kebanyakan perempuan dengan kondisi seperti ini merasa malu, sungguh.

Saya sudah bertemu beberapa perempuan yang bersedia untuk berbincang hal ini, tetapi setelah beberapa saat mereka menghilang karena merasa malu.

Saya juga ingin menjadi seorang ibu dengan satu dan lain cara. Baik itu menjadi seorang ibu biologis, ibu pengganti, atau ibu angkat.

Seorang ibu bukan sekadar menjadi perempuan yang melahirkan, melainkan juga yang merawat seorang anak.

Pada tahap hidup saya yang ini sekarang ini, saya belum berpikir tentang hal itu, tetapi mungkin di masa depan saya akan mempunyai anak.

Saya suka anak-anak. Kita lihat saja nanti.

Berbicara seperti ini sungguh membebaskan, memberi rasa terbebas. Saya ingin mendukung setiap wanita yang memiliki kondisi seperti ini karena saya telah melewati "neraka" ini dan saya tahu masalah apa lagi yang bisa diakibatkannya.

Banyak perempuan bunuh diri karena sindrom ini. Memang hal ini bisa membuat kita benar-benar tertekan.

Saya menemukan kekuatan dan keberanian karena saya ingin membantu perempuan lain yang menderita hal yang sama.

Sebab, jika bukan kita yang saling membantu, siapa yang akan membantu kita?

Membicarakan hal ini sungguh memberi saya kekuatan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved