Ancam Wartawan, Camat Bisa Dipidana
Ancaman terjadi, lantaran Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut tidak senang dikritik pers mengenai pelayanan yang tidak maksimal.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG – Camat Bahrul Amik SSos MM dan Sekretaris Camat (Sekcam) Sungai Menang Drs Firdaus ancam akan mengarungi wartawan harian di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Ancaman terjadi, lantaran Pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) tersebut tidak senang dikritik pers mengenai pelayanan yang tidak maksimal.
Camat didampingi Sekcam Sungai Menang, datang ke kantor pemda, Rabu (6/4/2016) persis di depan ruangan Kabag Humas dan Protokol dengan mengenakan pakain putih hitam bertemu dengan belasan wartawan yang bertugas di wilayah OKI.
Camat dan Sekcam ini, dengan wajah gagah berani menyalami wartawan mingguan, dan berujung menyalami wartawan harian kecuali Sekcam yang tidak bersalaman dengan wartawan yang diancamnya.
Setelah berjabat tangan dengan seorang camat, wartawanpun mendapat tudingan keras dari camat, “Kamu inilah yang membuat warga desa resah,” ucap keras Bahrul dengan bola mata menjelangi wartawan.
Selain menilai wartawan meresahkan warga, Bahrul juga menuding wartawan telah memfoto kantor camat.
“Apa tujuan kamu menggambar kantor camat,” kata Bahrul yang tidak senang dengan pekerjaannya dikritik dan diberi masukan mengenai kurangnya pelayanan pihak kecamatan terhadap warga.
Terjadinya pengancaman yang dilontarkan pihak pemerintah kecamatan yang hendak mengarungi salah seorang wartawan harian yang bertugas di OKI.
“Kalau kamu nak tahu, camat ini balek ke KM 12 dan aku balek ke Boom Baru, hati-hati bae gek kamu kami karungi," kata Firdaus.
Setelah mengeluarkan kata-kata ancaman tadi, Sekcam dengan perlahan meninggalkan wartawan. Sedangkan, Bahrul masih bersih keras sama wartawan, walaupaun wartawan berulang kali menanyakan apa persoalan yang membuat camat dan sekcam mengancam hingga hendak mengarungi wartawan.
“Apa masalahnya sehingga pak camat dan sekcam ngancam mau mengarungi wartawan,” tanya salah satu wartawan yang diancam.
Padahal wartawan yang terkait hanya mempertanyakan mengenai pelayanan yang ada di Kecamatan Sungai Menang yang dipertanyakan masyarakat, karena camat tak pernah ngantor. Sehingga, ruangan kantor kotor dan sawangan.
Walaupun beruang kali ditanya apa persoalanya, camat hanya menyebutkan wartawan hanya membuat resah warga dan memfoto kantor camat.
“Sebenarnya tak ada persoalan, tapi saya kaget camat dan sekcam malahan mengancam,” tutur salah satu wartawan harian yang sebelumnya telah mengkonfirmasi kepada camat untuk miminta memberikan pelayanan kepada warga.
Tak terima atas pengancaman tersebut wartawan yang diancam melapor ke Mapolsek Kayuagung Polres Ogan Komering Ilir (OKI).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-pengancaman_20160406_195906.jpg)