Perkenalkan Muaythai di Alam Bebas

Tempat yang dipilih pun bisa dikatakan cukup tepat, yakni Kambang Iwak, yang sudah menjadi salah satu kawasan yang selalu ramai akan masyarakat.

Penulis: Refli Permana | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/REFLI PERMANA
Pecinta muaythai saat mempertontonkan muaythai di Kambang Iwak Palembang. 

Seluruhnya berbaur menjadi satu tanpa ada gap dari masing-masing status tersebut.

Dilanjutkan Tachia, muaythai di alam bebas ini juga menandakan adanya komunitas Palembang Muaythai Camp.

Pembentukan komunitas ini sudah direncanakan sejak satu bulan silam dan ada empat camp yang diajak untuk ikut serta.

Ke depan, camp yang diajak direncanakan akan diperbanyak supaya yang gabung di kegiatan ini jumlahnya terus meningkat.

"Kita berencana satu bulan sekali menggelar kegiatan ini. Untuk lokasi tetap, masih kita cari, tergantung dengan rombongan yang ikut setiap bulannya," kata ibu rumah tangga berkulit putih ini.

Seorang rombongan yang lain, Jessica, mengatakan tujuan mensosialisasikan muaythai kepada masyarakat supaya masyarakat bisa mendapatkan dampak positif dari olahraga ini.

Selain untuk bela diri, muaythai menurut Jessica merupakan olahraga yang paling cepat membentuk tubuh menjadi proporsional.

Tak ayal, sangat banyak perempuan gabung di camp muaythai, padahal olahraga ini dulunya identik dengan kaum adam.

"Saya sudah mencoba sendiri dengan membandingkan muaythai dengan olahraga lain, gym salah satunya. Muaythai lebih cepat membakar kalori karena gerakannya beragam dan bisa mengencangkan otot mengingat ada latihan beban atau kardio di olahraga ini," kata cewek yang masih lajang ini.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved