Suka Duka Penambang Sumur Minyak Tua

Mereka Siap Mati Demi Emas Hitam

Para penambang sumur minyak tua, tahu persis, jika terjadi ledakan, maut bisa menjemput mereka.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Beberapa orang tengah beraktivitas pengambilan minyak pada salah satu sumur minyak tua di Kabupaten Muba, Provinsi Sumsel. 

"Soal bahaya ledakan sumur memang sudah biasa. Ya mau tidak mau harus kita hadapi dengan resiko kalau tidak mau anak istri kita mau makan apa. Sebenarnya kalau terjadinya ledakkan itu akibat
manusianya sendiri, karena gas ada pada lubang sumur sangat kuat sekali wajar saja ledakan terjadi," ungkapnya.

Menurut Yani, bagi yang membuka sumur bor baru, sebelum sumur mengeluarkan minyak mentah seluruh tenaga dan biaya yang dikeluarkan ditanggung bersama-sama. Tidak satupun dari mereka mendapatkan bayaran atas jerih payahnya.

"Jadi jika gagal, kami cuma bisa gigit jari. Bekerja lagi untuk bayar utang. Tapi, kami bersyukur paling tidak dengan adanya penambangan ini, mereka tertolong. Kriminalitas sedikit menurun. Karena siapapun bisa dapat uang asal mau bekerja jadi penambang minyak," urainya.

Ia pun berharap, agar pemerintah setempat dapat mengeluarkan kebijakan yang berpihak pada mereka. Karena hingga saat ini satu-satunya kebijakan yang dibuat adalah pembentukan koperasi, yang menurut mereka justru mengurangi pendapatan, tanpa mendapatkan manfaat lebih.

Saat ini, selain sumur minyak yang sudah ditutup operasional di kawasan Bayat Kecamatan Bayung Lencir, operasional sumur minyak tua ilegal tersebut masih ada di Kecamatan Babat Toman, Kecamatan Batanghari Leko dan beberapa tempat lainnya. Dengan ditutupnya operasional sumur minyak ilegal oleh Polri dan TNI yang ada di kawasan Bayat bukan berarti penyulingan minyak ilegal di Muba sudah tutup. Pemanfaatan sumur minyak tua secara ilegal masih banyak di daerah lainnya.

Di Muba diperkirakan ada sekitar 1.500 sumur tua dan sekitar 500-an sumur dikelola warga secara swadaya dengan cara tradisional. Dari survei Distamben Muba tahun 2014 di daerah ini sumur minyak tua sebanyak 26 sumur ada di wilayah Keluang, di Desa Rantau Kasih Lawang Wetan sebanyak 50 sumur, di Lubuk Bintialo 61 sumur, Desa Tampang Baru, Kecamatan Tungkal Jaya terdapat 34 sumur, di Sungai Angit terdapat 50 sumur dan di Keban ada 15 sumur. (cr10/cr13)

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved