Motor Oleng dan Terbalik, Arianto Jatuh Lalu Ditabrak Bus AKAP dari Belakang Hingga Tewas
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalintim Inderalaya–Kayuagung Km 32 atau tidak jauh dari Terminal Timbangan 32 Inderalaya
Penulis: Beri Supriyadi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, INDERALAYA -- Laka lantas kembali menelan korban jiwa. Arianto (30), warga Perumahan BIP Kecamatan Inderalaya Utara Kabupaten Ogan Ilir (OI), tewas dalam perjalanan menuju RS di Palembang setelah menjadi korban laka lantas.
Korban meninggal setelah jatuh dari sepeda motornya lalu ditabrak dari belakang oleh sebuah Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalintim Inderalaya–Kayuagung Km 32 atau tidak jauh dari Terminal Timbangan 32 Inderalaya, Rabu (27/1/2016) sekitar pukul 07.40.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan tersebut berawal dari perjalanan Arianto dengan mengendarai sepeda motor bernopol BG 2799 TF dari arah terminal menuju Pasar Inpres Inderalaya.
Saat tiba di dekat persimpangan Jalan Nusantara, diduga korban akan menghindar sebuah kendaraan yang berada di depannya, hingga akhirnya ia oleng lalu terbalik.
Saat bersamaan sebuah Bus BSI yang dikemudikan Sule Sulaiman (56), warga Kampung Sekeloa Girang Kelurahan Margahayu Kabupaten Bandung menabraknya dari belakang. Tak pelak, korban mengalami luka pada bagian kepalanya, kedua kakinya patah dan beberapa luka lainnya.
Oleh warga dibantu petugas, korban dibawa ke Puskemas Timbangan , kemudian di rujuk ke rumah sakit di Palembang. Namun diperjalanan korban menghembuskan napas terakhir.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Denny Yono Putro melalui Kasat Lantas AKP Sukamto mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pengemudi Bus BSI.
"Kasus kecelakaan ini masih dilakukan penyelidikan dengan melakukan olah TKP,’’ kata AKP Sukamto.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaan-lalu-lintas_20160127_182100.jpg)