Tawuran Warga 9 dan 13 Ilir Palembang

Polisi Kantongi Pelaku Tawuran 9 dan 13 Ilir Palembang

"Untuk mengantisipasi aksi serupa, kita meningkatkan patroli di lokasi yang rawan bentrok tersebut," ungkapnya, Senin (25/1).

Tayang:
Editor: Tarso
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Suasana di sekitar Jembatan Gledek 9 Ilir (Perbatasan antara 9 Ilir dan 13 Ilir), Senin (25/1) sore yang merupakan tempat terjadinya aksi tawuran hingga mengakibatkan setidaknya enam orang mengalami luka tembak. 

"Sebenarnya bukan hanya warga sana saja yang terlibat tawuran. Justru juga ada warga dari luar," jelasnya.

Camat IT II Palembang, Sahirul Gama mengatakan, pihaknya tak henti-henti  menghimbau kepada warganya agar jangan terjadi tawuran antar remaja.

"Sepertinya sudah jadi kultur. Kita akan segera koordinasikan lagi dengan pihak terkait lainnya," jelasnya.

Ia juga menyampaikan, terkait peristiwa tersebut, pihaknya juga akan membuat pos terpadu di lokasi tersebut dengan melibatkan warga dan unsur tripika.

"Akan kita usulkan. Memang sebelumnya sudah saya imbau baru-baru ini agar dibuat pos kamling," terangnya.

Pantauan Sripoku.com di lapangan, suasana aktifitas warga sekitar juga sudah kembali seperti biasa. Bahkan, di lokasi yang menjadi saksi dengan mengakibatkan enam orang menjadi korban dengan luka tembak tak terlihat adanya penjagaan.

Selain itu, pos penjagaan yang berfungsi untuk mengantisipasi agar tawuran antar dua kelompok berbeda itu tak terulang kembali tidak terlihat juga di sekitar lokasi tawuran tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved