Pasutri Muda Ini Diduga Terlibat Aksi Perampokan
Pasutri yang sudah dikaruniai seorang bayi berusia sembilan bulan itu, diamankan karena terlibat aksi perampokan terhadap Padry Medry (19).
SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Ricky Usmana (22) dan Yulia Oktaviani alias Rika (21) yang merupakan sepasang suami istri (Pasutri) terpaksa diamankan pihak kepolisian Polsekta Ilir Timur (IT) I Palembang.
Pasutri yang sudah dikaruniai seorang bayi berusia sembilan bulan itu, diamankan lantaran terlibat aksi perampokan terhadap korban, Padry Medry (19) yang tak lain adalah temannya sendiri.
Selain mengamankan Pasutri yang tinggal di Jalan Mayor Salim Batubara Lorong Kelapa 1 RT 39 Kecamatan IT I Palembang itu, polisi juga mengamankan Suci alias Uci (19) seorang rekan tersangka Rika, yang juga terlibat dalam aksi yang terjadi di Jalan Kapten A Rivai tak jauh dari Bank BCA Palembang, Selasa (29/12) sekitar pukul 01.00.
Menurut keterangan tersangka Uci saat ditemui di Polsekta IT I Palembang, kejadian itu berawal saat ia dan Rika sengaja pergi hendak menemui mantan pacarnya, Noval yang tinggal indekos di Lemabang yang kebetulan saat itu juga ada teman Noval, Padry.
"Lantaran jenuh diam saja di kosan, jadi kami pergi keluar untuk mencari makan. Namun lantaran saat itu, Noval tak memiliki uang, sehingga ia pun mengajak ke rumah temannya terlebih dahulu yang ada di Km 14 Banyuasin dengan maksud untuk meminjam uang," jelasnya.
Namun, dikatakan Uci, setibanya di sana ternyata kawan Noval tersebut tak memili uang. Sehingga, Noval pun mengajak menemui temannya yang lain yang ada di Plaju.
Namun, setibanya di tempat kawannya yang ada di Plaju itu, ternyata sedang ramai sehingga Noval pun malu untuk meminjam uang dan memilih kembali untuk menemui temannya yang lain yang saat itu berada di kawasan PS.
"Nah, pas hendak ke PS itu sudah terlalu larut malam yakni sekitar pukul. 01.00, sehingga Rika menghubungi suaminya untuk mengawasi dari belakang lantaran takut terjadi hal yang tidak diinginkan," terangnya.
Saat itu juga, masih dikatakan Uci, ia yang saat itu mengendarai motor berboncengan bersama Rika pun meninggalkan korban hingga akhirnya kehilangan jejak yang kemudian langsung pulang.
"Jadi saya tidak tahu, kalau ternyata malah kejadian seperti ini. Karena saat itu kami sudah pulang," ungkapnya.
Sementara itu, menurut keterangan tersangka Raden, ia tidak ada niat untuk melakukan pemukulan dan perampasan motor korban. Menunurutnya, ia hanya ingin mencari istrinya, Rika yang diajak Uci jalan-jalan.
"Saya hanya ingin mencari istri, ternyata ketika ditelepon dia sedang jalan-jalan sama Uci dan dua cowok. Dan saya disuruh mengikuti dari belakang tetapi teman-teman saya malah ikut juga," jelasnya.
Saat itulah, dikatakan Raden, sebanyak enam orang temannya malah langsung memberhentikan korban dan memukulinya hingga membuat korban ketakutan.
"Bukan saya yang mengambil sepeda motornya dan saya juga tidak tahu siapa yang mengambil. Karena saat itu saya langsung pergi ke Pos Polisi di Charitas dengan membawa korban untuk melaporkan karena telah membawa istri saya. Tapi saya malah langsung ditangkap," ungkapnya.
Kapolsekta IT I Palembang, AKP Zulkarnain didampingi Kanit Reskrim Ipda Alkap menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari ditangkapnya tersangka Raden yang kemudian dikembangkan hingga berhasil menangkap istri serta temannya, Uci.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/tiga-tersangka_20151229_201318.jpg)