Baru Dua Minggu Kenalan Pelajar SMA Ini Digarap Sopir Angkot Belasan Kali
"Pertama kali di hotel citra kami berhubungan 4 kali, Kemudian di hotel 88 saya tidak ingat berapa kali tapi lebih dari sepuluh kali,"terangnya.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Karena dibujuk rayu dan iming-iming akan dinikahi, seorang ABG sebut saja Bunga yang masih berstatus sebagai pelajar di Sekolah Menengah Atas (SMA) rela menyerahkan keperawanan kepada pacarnya AR (23) warga Pasundan Pusri.
Namun setelah belasan kali ditiduri AR tidak mau bertanggung jawab.
Dari keterangan Bunga didampingi keluarga saat melapor ke Polresta Polresta Palembang.
Kejadian yang dialami berawal dari keduanya menjalin hubungan asmara yang terhitung baru dua minggu belakangan ini.
Kemudian Bunga diajak AR jalan-jalan, pada Sabtu (12/12) , dari siang pukul 14.00 hingga pukul 01.00, Malam.
Lalu AR membawa Bunga menginap di Hotel Citra kawasan Kuto Palembang, Minggu (13/12). Saat di hotel itulah AR mulai melancarkan bujuk rayu untuk mengajak berhubungan badan.
Karena Nafsu sudah memuncak AR mulai menggerayangi Bunga yang sudah luluh hatinya dan pasrah.
Mulanya AR hanya memasukkan jari tengahnya sebanyak tujuh kali, setelah itu baru ia menyetubuhi Bunga sebanyak empat kali, hingga pagi, sekitar pukul 07.00.
Berlanjut hubungan singkat dari kedua insan ini, Kelang satu minggu, mereka bertemu dan berjalan-jalan kembali.
Tapi kali ini mereka menginap di Hotel 88 di bilangan Sayangan, waktu itu Bunga kembali digarap oleh AR sampai belasan kali.
"Pertama kali di hotel citra kami berhubungan 4 kali, Kemudian di hotel 88 saya tidak ingat berapa kali tapi lebih dari sepuluh kali,"terangnya.
Selanjutnya Bunga mengatakan, dia berjanji akan menikahinya tetapi malah tidak mau bertanggung jawab.
AR berprofesi sebagai sopir angkutan umum.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede menegaskan pihaknya telah menindak lanjuti perkara asusila dialami korban.(*)
Berikan dukungan Anda kepada Kami dengan LIKE/SUKAI Fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini
Posted by Sriwijaya Post on 17 Oktober 2015