Program Jambanisasi Kodim OKU Over Target

“Kita bangunkan WC secara cuma-cuma bagi rumah yang belum memiliki jamban keluarga,” jelas Dandim.

Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Anggota Kodim 0403/OKU membangun jamban keluarga di rumah warga pra sejahtra di Kelurahan Kemelak Bindung Langit. 

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Porgram pembangunan jamban keluarga yang difasilitas Kodim 0403/OKU sudah over target, dari 251 yang ditargetkan kini sudah dibangun 265 jamban.

Hal itu dikatakan Dandim 0403/OKU Letkol Inf Feksy Dimunry Angie SE kepada Sripoku.com, Selasa (1/12/2015).

Menurut Feksy, hingga akhir Desember pihaknya ditarget berhasil merampungkan 251 jamban keluarga.

“Kita sudah over target, hingga hari ini sudah 265 jamban rampung dibangun dan tersebar di wilayah OKU,” terang Dandim OKU seraya menambahkan masih terbuka kesempatan jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir tahun ini.

Dandim OKU yang juga didampingi Pasiter Kapten Inf Supriyono menjelaskan, dari jumlah total jamban keluarga yang sudah dibangun oleh kodim dan jajaran, di bulan November Kodim OKU sudah merampungkan pembangunan lima buah jamban keluarga di rumah warga pra sejahtera di Desa Kemelak Kelurahan Bindung Langit dan lima buah jamban keluarga di rumah warga pra sejahtra di Desa Laya Kecamatan Baturaja Barat.

Dikatakan Dandim, program pembangunan jambanisasi keluarga ini masih akan terus berlanjut yang dibidik adalah keluarga yang kurang mampu yang selama ini masih terbiasa BAB bukan pada tempatnya.

Progam jambanisasi yang pembangunannya difasilitasi TNI jajaran Kodim 0403 /OKU bertujuan untuk membantu pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kodim OKU melalui 15 koramil tersebar di OKU Raya (OKU, OKUS dan OKUT) .

Komandan Kodim 0403/OKU Letkol Inf Feksy Dimunry Angie SE menjelaskan, kekhawatiran yang dihadapi rakyat di musim hujan ini adalah penyakit menular yang bisa dipicu dari kotoran manusia yang dibuang tidak pada tempatnya.

Itulah sebabnya jajaran TNI sangat focus untuk membantu meringankan beban rakyat.

“Kita bangunkan WC secara cuma-cuma bagi rumah yang belum memiliki jamban keluarga,” jelas Dandim.

Lebih jauh Dandim menjelaskan, pembuatan jamban bagi keluarga yang belum memiliki jamban ini merupakan salah satu Program Karya Bhakti TNI dalam membantu tugas pemerintah daerah diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Data dari Kemenkes RI tercatat 30 persen keluarga belum memiliki jamban keluarga.

Angka ini setara dengan 20 juta keluarga atau 80 juta orang di Indonesia yang belum memiliki jamban keluarga.

Makanya TNI yang memang terkenal dekat rakyat harus peduli dengan rakyat, maka diinstruksikan dari atas TNI Kodim agar senantiasa membantu apa yang dibutuhkan rakyat demi terwujudnya derajat kesehatan masyarakat sesuai harapan.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved