Tolak Disebut PSK, Anggita Mengaku Sebagai Model Bookingan
"Saya begitu (menjajakan diri) kalau lagi butuh uang saja," ungkap Anggita .
Penulis: Eko Adiasaputro | Editor: Eko Adiasaputro
“Emang 8 juta itu DP gue. (Tarifnya) 20 juta sekali main,” ungkap Anggita.
“Karena orang banyak yang nanya dan nggak percaya masa gue Rp 8 juta, dan gue udah males nutupin atau jaga image kayak model lain,” imbuh Anggita.
Anggita sendiri punya alasan menjalani pekerjaan yang disebutnya sebagai pekerjaan sampingan tersebut.
Berdasarkan pengakuannya, ia menjajakan dirinya karena himpitan ekonomi. Anggita merasa pekerjaannya sebagai model dan artis tak menjamin urusan finansialnya.
"Saya begitu (menjajakan diri) kalau lagi butuh uang saja," ungkap Anggita .
Dalam menjalankan aksi jual diri, Anggita tak melakukannya setiap hari.
Jika benar-benar membutuhkan uang, ia baru meminta bantuan muncikari yang dikenalnya untuk dicarikan pelanggan.
"Saya kalau prostitusi itu nggak asal iya aja, tapi kalau saya lagi butuh uang ya saya seperti itu (menjual diri)," ujarnya.
Anggita juga menolak dikatakan setiap hari melayani nafsu birahi pria hidung belang.
"Saya prostitusi itu hampir dibilang jarang banget," ungkap Anggita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/anggita_20150923_185706.jpg)