Pilkada Muratara
Butuh Tambahan Personel Amankan Pilkada Muratara
Penambahan ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas di wilayah Muratara, walaupun kondisi saat ini sudah sangat kondusif.
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) mengharapkan pihak keamanan khususnya kepolisian Sumsel untuk menambah personelnya di setiap tempat pemungutan suara (TPS) pada Pilkada Desember mendatang.
"Kita sudah melayangkan surat kepada Polda Sumsel untuk menambah personel pengamanan di setiap TPS,yang kita inginkan setiap TPS di jaga oleh satu orang polisi untuk menjaga netralitas," ungkap Pj Bupati Muratara Agus Yudiantoro di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (22/9/2015).
Menurutnya, penambahan ini sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas di wilayah Muratara, walaupun kondisi saat ini sudah sangat kondusif.
Untuk anggaran keamanan, pihak Pemkab Muratara sudah menganggarkan dana sebesar Rp 4 miliar untuk kepolisian sedangkan TNI dianggarkan Rp 1 miliar.
"Masing- masing sudah kita keluarkan separuhnya untuk pengamanan," ujarnya.
Ditanyai mengenai persiapan Pilkada nanti Agus mengatakan sejauh ini tidak ada permasalahan baik di tingkat KPU, Panwas, para pasangan calon, saat ini sedang melakukan pencetakan alat peraga dan bahan sosialisasi.
"Untuk distribusi logistik tidak menjadi kendala, hanya ada satu dusun di sebuah desa yang membutuhkan ekstra dalam distribusinya dengan menggunakan perahu,selainnya menggunakan jalur darat," tegasnya.
Agus memastikan bahwa PNS di lingkungan Pemkab Muratara akan bertindak netral dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon.
"Kita terus menyosialisasikan permasalahan ini dan selalu ditekankan kepada camat lurah dan SKPD untuk menjaga netralitasnya karena bupatinya netral dalam Pilkada ini," tandasnya.
Sekretaris Daerah Sumatera Selatan H Mukti Sulaiman SH mengatakan, masih adanya persoalan terkait penyelenggaraan pilkada di Kabupaten Muratara membuat Pemerintah Kabupaten Muratara menyelenggarakan rapat koordinasi dengan Pemprov Sumsel.
Mukti mengungkapkan, KPU dan Banwaslu Kabupaten Muratara mengajukan Rp25 miliar untuk penyelenggaraan pilkada serentak Desember mendatang.
Namun pihaknya masih akan meneliti dan memverifikasi hal tersebut apakah permintaan tersebut sesuai kebutuhan penyelenggaraan atau tidak.
"Tadi pihak Muratara sudah menyampaikan beberapa hal, namun belum selesai karena berkasnya tebal. Akan kami pelajari lebih lanjut terlebih dahulu, dua sampai tiga hari lagi baru akan dikoordinaskan kembali dan diputuskan berapa anggaran yang diperlukan," tuturnya.
Saat ini, telah disiapkan Rp16 miliar untuk penyelenggaraan pilkada di Muratara.
Sebanyak Rp7,5 merupakan bantuan dari Pemprov Sumsel karena Muratara merupakan daerah otonomi baru (DOB) yang pertama kali menggelar pilkada dan sisa Rp5,5 berasal dari APBD Muratara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sekretaris-daerah-sumatera-selatan-h-mukti-sulaiman-sh00_20150923_102126.jpg)