Di Desa Ini Gadis akan Tumbuh Penis dan Berubah Jadi Pria
”Terkadang, Guevedoces juga sering disebut dengan ’Machihembras’, yang berarti ’Awalnya wanita, selanjutnya pria.’”
SRIPOKU.COM, REPUBLIK DOMINIKA --- Dari luar, Salinas, sebuah desa kecil di Provinsi Barahona, di sebelah barat daya Republik Dominika, tampak seperti desa di Kepulauan Karibia pada umumnya.
Dikutip dari Mirror (20/9/2015), penduduknya ramah, memiliki pantai yang bersih dan pemandangan matahari yang sangat indah saat matahari tenggelam.
Namun, ada satu keganjilan yang membuat desa ini berbeda dari desa lain di seluruh dunia.
Presenter Countdown to Life, Dr. Michael Mosley, saat mengunjungi Salina untuk bertemu dengan gadis yang berubah menjadi laki-laki. (BBC)
Saat sudah dewasa, 1 dari 90 anak yang terlahir di desa ini akan mengalami sebuah proses perubahan alami, yang mengubah jenis kelamin mereka, dari yang awalnya perempuan, menjadi laki-laki.
Dikenal dengan nama ‘Guevedoces’, yang berarti ‘penis pada usia 12 tahun’, dalam dunia medis, anak-anak ini mengalami sebuah gejala yang dinamakan ‘Pseudohermaphrodite’.
Awalnya, Johny terlahir sebagai seorang wanita. Namun, ia berubah menjadi pria saat sudha beranjak dewasa, dimana testosteronenya mulai tumbuh. (Mirror)
Kejadian langka dan unik ini juga diabadikan dalam sebuah program dari BBC 2, Countdown to Life-The Extraordinary Making of You.
“Aku ingat kalau aku dulu biasa memakai sebuah pakaian kecil berwarna merah,” ungkap Johnny, yang sekarang berusia 24 tahun, dimana dulu, bernama Felecitia dan sama sekali tak memiliki penis.
“Aku lahir di rumah, bukan di rumah sakit.”
“Semua orang tak tahu jenis kelaminku.”
”Aku pergi ke sekolah dengan memakai rok. Aku tak pernah suka berpakaian layaknya gadis pada umumnya.”
”Saat mereka membelikanku mainan untuk anak perempuan, aku tak pernah mau bermain dengannya. Yang aku inginkan hanyalah bermain dengan anak laki-laki.”