Gunung Dempo Terbakar
Dishutbun Minta Bantuan Polhut untuk Jinakan Binatang Buas
Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dihutbun) Kota Pagaralam, M Syarbani mengatakan, pihaknya tidak ada personel khusus
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dihutbun) Kota Pagaralam, M Syarbani mengatakan, pihaknya tidak ada personel khusus untuk menangani satwa dilindungi yang ada di Gunung Dempo.
"Namun kita sudah berkoordinasi dengan BKSDA berkantor di Lahat untuk mengirimkan bantuan personil Polisi Kehutanan (Polhut) dan amunisi peluru bius untuk menjinakkan satwa liar yang berkeliaran memasuki pemukiman warga," ujarnya kepada Sripoku.com.
Dikatakannya direncanakan, bantuan personel Polhut untuk bersiaga di sekitar pemukiman yang dekat dengan hutan Gunung Dempo seperti Kampung II atau IV.
"Kita juga meminta kepada warga untuk tetap berhati-hati selama kebakaran hutan di Dempo masih terjadi," kata Syarbani.
Saat ini, sesuai instruksi Perwira Penghubung 0405 Lahat, personel TPPH Dishutbun Kota Pagaralam sudah diterjunkan di Posko Pemantauan kebakaran hutan di Rimau dan Kampung IV.
"Perkembangan api terus kita monitor, kita imabau kepada warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, karena dampaknya seperti ini. Api sulit dipadamkan," jelasnya.