Andi Dibacok Perampok yang Dipergoki Dalam Rumahnya

Masih dikatakan Baidui, pelaku sendiri masuk ke dalam ruko tersebut setelah berhasil menjebol jendela rumah orangtua

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/SUGIH MULYONO
Pintu ruko yang dijebol pelaku tempat pelaku dipergoki korban dan juga tempat terjadinya perkelahian. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Andi (30), seorang pemilik ruko di Jalan Kenten Permai 1 RT 19/4 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bacok akibat dibacok perampok yang dipergokinya, Rabu (21/7/2015) sekitar pukul 18.30.

Menurut keterangan Ketua Rt 17, Baidui (65), korban dibacok pelaku di bagian tangan kiri dan kepalanya setelah mempergoki aksi pelaku yang diduga berjumlah tiga orang tersebut.

"Korban Andi itu sedang mandi di atas, tapi tiba-tiba listrik dan air mati sehingga dia terus turun dan saat turun itulah dia mempergoki pelaku hingga terjadi aksi perkelahian yang menyebabkan korban mengalai luka bacok," jelasnya saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).

Mengetahui adanya hal tersebut, dikatakan Baidui, istri korban yang saat itu berada di lantai atas bersama seorang anaknya yang masih Balita terus berteriak maling hingga membuat warga sekitar berdatangan.

"Pas ada teriakan itu dan korban Andi sendiri tidak berdaya, pelaku terus kabur bersama pelaku lainnya yang telah menunggu di luar," terangnya.

Masih dikatakan Baidui, pelaku sendiri masuk ke dalam ruko tersebut setelah berhasil menjebol jendela rumah orangtua korban yang berada tepat di sebelahnya hingga kemudian diteruskan masuk ke ruko dengan membuka pintu samping bagian belakang yang saling bergandengan.

"Pelaku itu masuknya dari jendela rumah orang tuanya menggunakan linggis dan di sana juga masih ditemukan linggis pelaku yang tertinggal," ungkapnya.

Diceritakan Baidui, orang tua korban sendiri, Akong saat ini tengah pergi ke Surabaya.

"Kemungkinan besar pelaku belum berhasil membawa hasil karena sudah terpergok terkebih dahulu," tuturnya.

Sementara itu, tetangga korban, Kartini (60) mengatakan, saat ia hendak mendatangi rumah korban setelah mendengar teriakan itu, ia sempat berpapasan dengan seorang laki-laki tidak dikenal yang membawa sebuah obeng.

"Dia itu sempat bilang ada perampokan tapi saya curiga dia itu membawak obeng dan saya mengira dia berkata seperti itu hanya untuk mencari aman saja agar tidak dicurigai warga," jelasnya.

Dikatakan Kartini, saat itu ia juga sempat bertemu dengan korban Andi sebelum dibawa ke rumah sakit.

"Pak Andi itu sempat bilang, pelakunya besar tinggi dan tidak pakai tutup kepala," terangnya.

Kapolsekta Kalidoni Palembang, AKP Rachmat S Pakpahan didampingi Pjs Kanit Reskrim, Aipda Ainal Lukman mengatakan, mengetahui adanya kejadian itu, pihaknya langsung mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Dari olah TKP, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa linggis, pipa paralon dan sarung parang.

Rumah tempat perampok masuk

Jendela rumah orang tua korban yang berada persis di sebelah ruko tempat korban masuk. (SRIPO/SUGIH MULYONO)
Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved