Breaking News:

Dengan Modus Kaki Diinjak, Sopir dan Kernet Bus Kota Todong Pelajar

Waktu pulang dari IP nyari tas, di atas jembatan kami dituduh pelaku nginjak kaki mereka, padahal tidak ada. Terus wajah Deri dipukul

Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Apriansyah (22) dan RAM (16), pelaku penodongan ketika ditangkap unit pidut Polresta Palembang, ketika didapati melakukan aksi penodongan, Rabu (25/2/2015). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Meskipun mengaku sekedar iseng, akibat ulahnya menodong seorang pelajar SMP, Iwan Apriansyah (22), warga Jalan Talang Banten Lorong Flamboyan, RT 10, Kelurahan 13 Ulu, Kecamatan SU II, Palembang, harus mendapatkan kenangan buruk. Mencoba melawan petugas yang hendak menangkapnya, kaki kanan sopir bus kota ini dihadiahi sebutir timah panas.

Ia diamankan petugas Unit Pidum Polresta Palembang, Pimpinan Iptu Robert Siombing, sekitar pukul 12.00, Rabu (25/2) depan kantor Pajak, Jalan A Yani, Kecamatan SU II.

Satu remaja putus sekolah berinisial RAM (16), warga Jalan Talang Ratu, Km 5, yang ikut saat penodongan ikut digelandang petugas.

"Kedua pelaku diamankan dua jam usai penodongan. Barang bukti Handphone (HP) Samsung Galaxy Chat berhasil didapat dari tersangka Iwan," ungkap Kasat Reskrim Polresta Palembang didampingi Kanit Pidum, Iptu Roberth P Sihombing.

Informasi dihimpun, kedua pelaku menghentikan dua orang pelajar yang tengah melintas di atas Jembatan Pusri, Jalan Jendral Sudirman.

Kedua pelajar dimaksud Yos Sudarso (14), warga Gang Senja, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I serta rekannya Derianto (14), warga Jalan SH Wardoyo, Lrg Kencana, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan SU I.

"Waktu pulang dari IP nyari tas, di atas jembatan kami dituduh pelaku nginjak kaki mereka, padahal tidak ada. Terus wajah Deri dipukul, jadi saya belari," kata Yos saat melapor.

Tags
ditodong
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved