Berita Palembang

Dipinjam untuk Beli Pisang, Motor Warga Kertapati Palembang Digelapkan Teman Sendiri

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4609 AEU.

Tayang:
Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
MOTOR DIGELAPKAN TEMAN- Toyib, Seorang warga Palembang menjadi korban penggelapan sepeda motor setelah dipinjam temannya dengan alasan membeli pisang. Tak terima dengan ulah temannya Toyib melapor ke Polrestabes Palembang, Rabu (15/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Nasib malang dialami Toyib (34), warga Jalan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang. Ia menjadi korban penggelapan sepeda motor yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri
  • Tak terima dengan kejadian tersebut, Toyib pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Rabu (15/4/2026) pagi
  • Kepada petugas, Toyib menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Nasib malang dialami Toyib (34), warga Jalan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang. Ia menjadi korban penggelapan sepeda motor yang diduga dilakukan oleh temannya sendiri.

Tak terima dengan kejadian tersebut, Toyib pun melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Rabu (15/4/2026) pagi.

Kepada petugas, Toyib menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB, di Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Kejadian bermula saat terlapor berinisial RD mendatangi korban di lokasi kejadian. Saat itu, pelaku meminjam sepeda motor milik korban dengan alasan hendak membeli pisang.

Karena merasa kasihan dan sudah saling mengenal, korban pun meminjamkan sepeda motor tersebut tanpa rasa curiga.

Namun, setelah ditunggu hingga sore bahkan malam hari, pelaku tidak kunjung mengembalikan motor milik korban.

“Saya tunggu dari sore sampai malam, tapi motor tidak juga dikembalikan,” ujar Toyib.

Korban sempat berupaya mencari keberadaan pelaku, namun tidak berhasil menemukannya. Bahkan, saat dihubungi melalui telepon, nomor pelaku sudah tidak aktif.

Merasa dirugikan, Toyib akhirnya melapor ke pihak kepolisian dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 4609 AEU dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp17 juta.

Sementara itu, pihak Polrestabes Palembang membenarkan telah menerima laporan tersebut.

Petugas menyatakan bahwa kasus ini akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Ranmor, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved