Kebakaran di Perintis Kemerdekaan
Harta Benda Ludes, 22 Jiwa Hilang Tempat Berteduh
Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Akor Rt 13/4 Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir
Penulis: Sugih Mulyono | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kebakaran melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Akor Rt 13/4 Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang. Sebanyak lima unit rumah semi permanen yang dihuni 22 jiwa, hangus dilalap si jago merah, Rabu (2/4/2014) sekitar pukul 02.00 dini hari.
Peristiwa tersebut berlangsung begitu cepat lantaran rumah berbahan kayu. Apalagi terletak di pemukiman padat sehingga delapan unit mobil pemadam kebakaran yang datang 30 menit setelah kejadian tak bisa masuk ke lokasi kebakaran dan harus bersusah payah untuk menjangkau lokasi.
Kuat dugaan, api berasal dari korsleting arus pendek listrik yang berasal dari salah satu rumah korban, Adi Mulyono alias Ali (45). Saat itu rumah dalam keadaan kosong karena Ali sekeluarga sedang menunggu anaknya yang dirawat di Rumah Sakit Charitas.
Menurut Ketua RT setempat, Yustini Chairani (40), kebakaran diketahui salah satu warganya yang rumahnya turut terbakar bernama Yanti. Saat itu, Yanti yang sedang tidur terbangun setelah merasa panas. Begitu melihat keluar rumah, dari dalam rumah Ali tepatnya di ruangan tengah, api sudah membesar.
"Yanti berteriak kebakaran, warga mulai keluar rumah. Kami dobrak rumah Ali, tapi api sudah membesar sehingga kami tidak bisa memadamkan api," ungkap Yus.
Dikatakan, api langsung menyambar rumah di sekitarnya. Empat rumah warga lainnya turut hangus dan empat rumah lagi mengalami kerusakan ringan akibat imbas dari api yang begitu besar.
"Rumah yang rata hangus terbakar yakni masing-masing milik Ali dihuni empat orang, Roni Saman empat orang, Tabraoni tujuh orang orang, Yanti tiga orang termasuk satu bayi dan Evi empat orang satu cacat. Rumah saya sendiri kena jilatannya," ujar Ketua Rt.
Masih menurut Ketua Rt, mobil pemadam kebakaran tidak bisa cepat bergerak ke lokasi karena lorong di sini hanya bisa muat untuk sepeda motor. Namun atas kecekapan petugas pemadam api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.40.
Dia menambahkan, dalam musibah itu tidak ada korban jiwa, namun ada beberapa warga yang terluka akibat berusaha memadamkan api yang berkobar begitu besar.
"Saat ini warga yang rumahnya habis terbakar tinggal di rumah keluarganya masing-masing. Dengan adanya kejadian ini, saya selaku ketua Rt berharap agar para korban segera mendapat bantuan terutama dari dinas yang berkaitan agar para korban dapat segera mendapat tempat tinggal.
Sementara menurut keterangan dari Tabroni, salah satu korban yang rumahnya hangus terbakar , saat kejadian berlangsung dirinya bersama lima keluarganya sedang tertidur.
"Ketika kami sedang tidur mendengar suara teriakan kebakaran dan setelah kami bangun dan melihat keluar, api sudah membesar jadi tidak sempat menyelamatkan barang-barang, ini saja baju yang saya pakai minjam dari warga lain," jelasnya kepada wartawan.
Kapolsek IT II Kompol Yoga Baskara Jaya melalui Kanit Reskrim Ipda Suryadi saat dikonfirmasi menerangkan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan diduga kebakaran tersebut berasal dari hubungan arus pendek di salah satu rumah warga.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," terangnya.