Pemenang Turnamen Bola Tangan Bisa Kuliah Gratis
Bola tangan ini merupakan olahraga baru di Sumsel dan Universitas Bina Darma adalah yang pertama kali mengadakan turnamen olah raga ini.
Penulis: Yuliani | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Universitas Bina Dharma Palembang bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumsel dalam menjaring bibit atlet cabang olahraga bola tangan. Turnamen yang digelar Sejak tanggal 6 sampai 13 Januari lalu melibatkan siswa tingkat SMA dan SMK se-kota Palembang yang bahkan diadakan pertama kali di Sumsel. Turnamen kali ini mengikutsertakan 37 tim dari 24 sekolah untuk memperebutkan piala rektor.
Widodo Chandra, Kepala Program Studi Olahraga Universitas Bina Darma mengatakan, untuk para siswa pemenang turnamen akan diberikan kemudahan dan bantuan biaya perkuliahan di Universitas Bina Dharma.“Nanti kepada tim pemenang pertama akan kami berikan gratis biaya masuk dan beasiswa satu semester untuk kuliah disini, sementara untuk juara kedua dan ketiga, gratis biaya masuk,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, bola tangan ini merupakan olahraga yang terbilang baru di Sumsel dan Universitas Bina Darma adalah yang pertama kali mengadakan turnamen olah raga ini. Perkembangan olahraga bola tangan saat ini memang tidak sepesat perkembangan olahraga lainnya yang ada didunia. “Ini dipengaruhi karna jarangnya pemahaman dan pengetahuan cara bermain olahraga bola tangan itu sendiri disamping masih kurangnya peminat olahraga bola tangan” ungkapnya.
Menurutnya, padahal sebenarnya olahraga dari paduan volley dan basket ini juga tidak kalah seru jika dipertandingkan. “Karena itu untuk mempopulerkannya kami adakan turnamen ini sekaligus membuat wadah untuk para pelajar yang berminat pada olahraga ini,” pungkasnya. Kemudian dia mengatakan mahasiswa dari jurusan Olahraga di Bina Dharma juga akan ikut berpartisipasi mempopulerkan bola tangan dengan mengajarkan bola tangan ke sekolah yang diajar. “Ke depannya kami juga akan lebih banyak lagi mengadakan kegiatan seperti ini untuk perkembangan olahraga di Sumsel,” imbuhnya.
Wakil II bagian Pembinaan Prestasi KONI (Komisi Olahraga Nasional Indonesia) Sumsel, M Akib mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kegiata turnamen ini dan akan mengadakan eksebisi uji coba pertandingan. “Memang bola tangan ini kurang populer di kalangan pelajar karena itu kami sangat dukung kegiatan ini dan nanti diharapkan akan ada binaan lanjutan siapa tau dari ini akan muncul atlet-atlet muda bola tangan, dan bisa kita pakai sebagai wakil atlet bola tangan dari Sumsel,” ujarnya.
Kemudian, pelaporan hasil pertandingan ini yang diberikan oleh pihak panitia ke KONI dan akan menjadi acuan bagi KONI untuk juga melaporkan kepada instansi terkait agar mengembangkan pembinaan kepada para pemenang turnamen ini dan bagi calon yang berminat untuk menekuni olahraga bola tangan.
“Olahraga ini perlu dikembangkan karena di Indonesia sendiri hanya enam provinsi yang sudah mengembangkan olahraga ini,” imbuhnya. Karena itu dia menyarankan kepada pihak panitia untuk membuat kepengurusan olahraga bola tangan ini di KONI. “Mudah-mudahan bisa di persiapkan untuk PON 19 mendatang, dan untuk pemenang yang berprestasi juga akan kami berikan beasiswa,” tukasnya.
Sementara itu Dede salah satu guru pembina Olahraga di SMK Tri Dharma mengatakan sangat berbangga sekali dengan keberhasilan anak didiknya yang mendapatkan tempat pertama turnamen bola tangan kategori putri.Padahal diakuinya persiapan untuk mengikuti turnamen ini relatif singkat.
“Walaupun waktu persiapan singkat namun menang sejak pertama siswa saya sudah semangat untuk ikut turnamen ini,” tutupnya.