Banyak PNS di Muaraenim Kena Tilang

Dari Operasi Zebra sebanyak 92 pelanggar yang kita tilang, 59 lembar kena teguran baik dari kendaraan bermotor maupun mobil/truk.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Dalam Operasi Zebra yang digelar Polres Muaraenim sejak tanggal 28 November sampai 1 Desember 2013 lalu, sebanyak 92 pelanggar kena tilang dan 59 lembar kena teguran. Bahkan pelanggar bukan saja pelajar tetapi ada juga dari kalangan PNS.

Menurut Kasat Lantas AKP Tommy Bambang Souissa, Senin (2/12/2013), Operasi Zebra ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia sejak 28 November hingga Desember. Sedikitnya, 42 personil anggota Sat Lantas yang diterjunkan ke lapangan.

Dari Operasi Zebra selama empat hari tersebut, sebanyak 92 pelanggar yang kita tilang, 59 lembar kena teguran baik dari kendaraan bermotor maupun mobil/truk. Para pelanggar tersebut dari kalangan pelajar, swasta maupun PNS.

Para pelanggar yang kena tilang ini kata Tommy, dikarenakan tidak memiliki surat menyurat kendaraan seperti SIM, STNK, KIR, bonceng tiga, tidak mengenakan helm, tidak menyalahkan lampu utama, kendaraan melebihi muatan, maupun pelanggaran karena komponen pendukung.

Untuk pelanggar bermotor yang tidak mengenakan helm sebanyak 17 orang, 49 pelanggar yang tidak memiliki kelengkapan surat menyurat, tidak memiliki STNK dan KIR 12 pelanggar, bonceng tiga sebanyak satu pelanggar, empat pelanggar tidak menyalakan lampu utama, dua kendaraan yang melebihi muatan dan tujuh pelanggar lainnya.

Adapun fokus penindakan dari Operasi Zebra ini lanjut Tommy, meliputi kasus melawan arus lalu lintas, pengemudi di bawah umur, angkutan umum yang menurunkan atau menaikkan penumpang di sembarang tempat, truk tidak memiliki KIR dan kendaraan melebihi tonase muatan. Titik operasi Zebra ini diantaranya, di lokasi dengan tingkat kerawanan pelanggaran atau tempat yang kerap terjadi kecelakaan lalu lintas," terangnya.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris menuturkan, Operasi Zebra ini bertujuan agar pengendara dapat lebih tertib berlalu lintas dengan mematuhi setiap rambu-rambu lalu lintas dan melengkapi atribut kendaraan serta surat menyurat kendaraan. Sehingga para pengendara dapat terjaga keselamatannya dalam berkendara dan arus lalu lintas menjadi tertib lancar.

Kapolres menghimbau, agar masyarat dapat mendukung operasi zebra, dengan memperhatikan cek adminstrasi kendraan, keadaaan kondisi fisik kendaraan, kelengkapan kendaraan.

“Kita berharap operasi zebra dapat menimbulkan efek kesadaran berlalu lintas bagi masyarakat menjadi lebih tertib dan memperhatikan keselamatan dijalan raya,” pungkas Mohamad Aris.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved