Update SFC

Persib versus Sriwijaya FC di Bursa Transfer, Siapa Pemenangnya?

"Insya Allah iya. Kalau persentase sepertinya tinggal selangkah lagi," ujar Tantan seperti yang dikutip dari laman resmi klub

Tayang:
Penulis: Hendra Kusuma | Editor: Hendra Kusuma

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Persib Bandung dipastikan diperkuat Tantan dan Ahmad Jufriyanto musim depan. Informasi itu, selain diutarakan Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman dan juga diungkapkan pemain yang musim lalu menorehkan 9 gol bagi Sriwijaya FC.

"Insya Allah iya. Kalau persentase sepertinya tinggal selangkah lagi," ujar Tantan seperti yang dikutip dari laman resmi klub, Minggu (6/10/2013).

Pemain asal Lembang ini mengaku, dia telah bertemu dengan Pelatih serta manjemen Maung Bandung dan telah membicarakan mengenai masa depannya berkostum Persib."Saya sudah bertemu dengan semuanya. Sekarang posisi saya di Lembang dan sedang menunggu kabar
selanjutnya," tambahnya.

Tantan bertekad, jika resmi berkostum Persib, dia akan berusaha semaksimal mungkin mengeluarkan seluruh kemampuannya, untuk mengangkat prestasi Persib."Pastinya saya akan memberikan yang terbaik untuk Persib, agar meraih prestasi lebih baik lagi," katanya.

Pria berusia 31 tahun telah bermain sebanyak 2640 menit dari 32 laga dan telah menorehkan 9 gol saat membela Sriwijaya di musim ISL 2012-2013. Hal serupa juga diungkapkan Ahmad Jufriyanto.

Setelah tiga musim berkostum Sriwijaya FC, ia memutuskan hijrah dan memilih bergabung dengan Persib."Saya sudah bertemu dan berbicara langsung dengan Pak Haji (Manajer Persib Umuh Muchtar) dan Pak Djadjang di Bandung, Jumat malam (4 Oktober 2013). Dan, saya sudah sepakat ke Persib. Tinggal tanda tangan kontrak," tutur Jupe.

Setelah tenang dengan masa depan kariernya. Jupe mengaku bisa lebih fokus di persiapan tim nasional yang bakal menjalani laga kualifikasi Piala Asia melawan China di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 15 Oktober."Untuk saat ini saya fokus dan konsentrasi pada persiapan timnas lawan China," pungkas pemain dengan postur badan 180 cm ini. Selain itu, Persib juga menginginkan 4 sampai 5 pemain lokal.

Menurut sumber pemain lokal yang dibidik Djadjang Nurdjaman di antaranya pemain muda Arema asal Bandung, Dedi Kusnandar, Ambrizal (Gresik United),dan Tantan (Sriwijaya FC). Sedangkan pemain asing, Persib kabarnya ingin memboyong bek Persija, Fabiano Da Rosa Beltrame, gelandang Persela, Gustavo Lopez, dan
striker Barito Putra Coulibaly Jibril.

Jika berhasil merekrut ketiga legiun asing tersebut, Persib akan melepas Mbida Messi,Abanda Herman,Naser Al Sebai,dan kemungkinan Kenji Adachihara. Dari nama lokal yang rawan tergusur adalah Cecep Supriatna, Rizki Bagja, Airlangga Sucipto, dan Asri Akbar Kabar terakhir, usai sukses mendapatkan Tantan dan Ahmad Jufrianto, apalagi yang diingini Persib. Jawabnya pemain yang juga diincar Sriwijaya FC yakni, striker Persisam Samarinda, Ferdinand Alfred Sinaga dan gelandang Arema Crounus, Dedi
Kusnandar.

Sayangnya pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, enggan buka kartu. Ia hanya mengatakan, jika sudah mengantongi beberapa nama berikutnya yang siap ditarik ke Persib musim depan mengikuti jejak Tantan dan Jupe."Yang pasti nama-namanya sudah saya serahkan kepada manajemen. Mudah-mudahan, semua pemain yang kita butuhkan itu semuanya bersedia bergabung," tegas Djanur seperti dilansir dari situs resmi Persib Bandung.

Bagi Djanur, Ferdinand dan Dedi bukanlah sosok yang asing. Bahkan Djanur pernah jadi bapak angkat Ferdinand, striker yang namanya naik daun saat membela Persiwa Wamena. Saat masih menjajal kompetisi di level junior, Ferdinand anak didik Djanur di Persib U-23. Selama membela Persib U-23, dia ditampung di rumah Djanur bersama pemain Persib U-23 lainnya.

Sementara itu kelompok suporter Singa Mania terus melakukan beberapa gerakan demi suksesnya transfer pemain. Mereka melakukan gerakan 1000 tandatangan agar Ferry Rotinsulu atau FR-12 dipertahankan. Kemudian berharap agar manajamen bisa mempertahankan sang kapten, Ponaryo 'Popon' Astaman.

Ketua Umum Singa Mania, Hendri Zainudin menyatakan kedua pemain ini baik FR-12 maupun Popon merupakan ikon SFC. Selain memang sudah lama memperkuat Laskar Wong Kito, keduanya juga merupakan pemain senior yang bisa menjadi penyeimbang tim.

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved