86 Calon KPU Banyuasin Kembalikan Formulir Pencalonan
Hari terakhir pengembalian formulir tercatat 86 orang calon yang mengembalikan berkas pendaftaran di sekretariat Tim Seleksi KPU Banyuasin.
PANGKALAN BALAI - Minat masyarakat Kabupaten Banyuasin untuk menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) cukup tinggi. Terbukti, pada hari terakhir pengembalian formulir, Jumat (4/10/2013) pukul 18.00, tercatat 86 orang calon yang mengembalikan berkas pendaftaran di sekretariat Tim Seleksi KPU Banyuasin Jl Merdeka Pangkalan Balai.
Dari data yang diperoleh di bagian pendaftaran tim seleksi, ke-86 calon anggota KPU Banyuasin yang mengembalikan formulir tersebut diantara 8 orang dari unsur perempuan dan sisanya pendaftar laki-laki dengan latar belakang yang bermacam-macam dari PNS, karyawan swasta, pengacara hingga tokoh pemuda dan tokoh masyarakat.
Beberapa nama yang cukup populer juga nampak mengembalikan formulir pendaftaran diantaranya Heri Ariasyah yang masih menjabat Ketua Panwaslu Banyuasin, Anila dan Iswadi anggota Panwaslu, Salinan, SSos MM yang merupakan Sekcam Pulau Rimau, Drs Abdul Rasyid Sekretaris Korpri sekaligus mantan Kasat Pol PP Pemkab Banyuasin, Deni Sukmana mantan Camat Rantau Bayur, Azizah dosen dan Imron Rosadi yang merupakan tim ahli DPRD Banyuasin sekaligus pengacara. Dari kalangan pemuda terdapat nama Deni Hayatudin, Ketua KNPI Banyuasin dan dari pers Syaifuddi Zuhri.
Bahkan dua anggota komisioner KPU yang dipecat DKPP yakni Suryadi dan Kamsul Chandra juga mengembalikan berkas pendaftaran. "Sampai penutupan pendaftaran pukul 18.00 tercatat 86 peserta yang mengembalikan berkas pendaftaran, 8 orang diantaranya perempuan," katanya.
Selanjutnya akan dilakukan seleksi adminitrasi oleh tim seleksi mulai tanggal 5-6 Oktober. Masyarakat berharap tim seleksi untuk objektif dan independen dalam memberikan penilaian terhadap para calon tersebut dan jangan ada calon titipan. "Kami berharap, komisioner yang terpilih nantinya memang orang-orang yang memiliki integritas, profesional dan dedikasi yang baik sehingga pemilu yang dihasilkan memang benar-benar jurdil, luber, demokratis dan beradab," kata H Ismail.
Penulis:
Syaifuddin
Pangkalan Balai, Banyuasin.