Resensi Buku
Menguak Misteri Segitiga Bermuda
Tragedi maut yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggeris, Atlanta, pada 1880.
Segitiga bermuda sempat menyita perhatian, sekaligus mencengangkan dunia sebagai sebuah tempat penuh misteri.
Ribuan investigasi telah dilakukan kaum cerdik pandai mencoba menguak misteri segitiga bermuda. Banyak kapal yang sedang berlayar dan pesawat terbang yang melintasi wilayah itu raib begitu saja tak tahu dimana rimbanya.
Sampai kini, misteri tentang segitiga Bermuda masih mencekam untuk sekedar dikuak. Dimulai dari wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami Florida, Puerto Rico Jamaica, dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan.
Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, Columbus sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini.
Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut.
Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Tragedi maut yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggeris, Atlanta, pada 1880. Tanpa jejak, kapal yang dinaiki tiga ratus kadet dan perwira AL Inggeris itu ghaib di sana.
Selain Atlanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya. Selanjutnya, Segitiga Bermuda juga telah menelan puluhan pesawat yang melintasinya.
Kemudian, tahun 1945, lima Grumman TBF Avenger AL Amerika Serikat yang tengah mengawal melintas wilayah laut ini pada siang hari lenyap. Anehnya, misteri Avenger tak berakhir di situ saja.
Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 Mariner dikirim untuk mencarinya, pesawat amfibia dengan 13 anak kapal ini pun turut lenyap. Hilang bak ditelan udara.
Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 anak kapal, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan.
Entah sampai berapa banyak dan kapan tragedi demi tragedi berjatuhan dan limbung ditelan ombak dan udara segitiga Bermuda ini terus berlanjut. Inilah yang membuat semua orang di dunia tak henti didera rasa penasaran.
Buku bertajuk Misteri Segitiga Bermuda karya Gian J Quasar ini mendeskripsikan secara bernas dan detail tentang apa yang sebenarnya terjadi di wilayah Segitiga Bermuda? Apa itu Segitiga Bermuda? Bagaimana sejarahnya hingga kita menamai tempat tersebut Segitiga Bermuda? Kejadian-kejadian ganjil apa saja yang penah muncul di sana? Benarkah piring terbang (UFO) pernah mampir ke tempat itu?