Perampok Gasak Dana PnPM Rp 324 Juta
Dua perampok yang mengendarai sepeda motor jenis mio ini juga melukai Yanto.
Penulis: Leni Juwita | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, BATURAJA - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU dipastikan terhambat akibat dana PnPM senilai Rp 324 juta dirampok, Jumat (29/8).
Selain merampas uang tunai milik masyarakat, dua perampok yang mengendarai sepeda motor jenis mio ini juga melukai Yanto. Yanto luka lecet di dada kiri atas, luka di pergelangan tangan kiri dan kanan serta luka robek di di tangan kiri.
Informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com di lapangan, aksi perampokan yang menimpa Darius dan Yanto (Ketua Unit Pengelola Kecamatan) PnPM Semidangaji bterjadi disaat sebagian besar anggota Resmob polres OKU sedang focus menangkap pelaku perampoan karyawan PD Panen senilai Rp 348 juta.
Awalnya kedua korban yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Thunder BG 3231 FL baru saat pulang dari mengambil dana di bank pemerintah di Kota Baturaja.
Korban mengendarai sepeda motor dengan diiringi dua temanya yang juga mengendarai, di tengah perjalanan korban Darius dan Yanto sebenarnya sudah melihat ada sepeda motor lain yang juga mengiring di belakang.
Sayangnya kedua pengurus PnPM Kecamatan Semidangaji ini kurang waspada sehingga mengabaikan pengendara sepeda motor mio. Padahal korban sudah dibuntuti.
Tiba di jalanan sepi perbatasan Desa Tanjungkarang KecamatanBaturaja Barat dan Desa Padandulang Kecamatan Kecamatan Semidangaji pengendara motor mio sengaja memepet lalu menyerempet sepeda motor yang dikendarai korban.
Akibatnya sepeda motor yang ditumpangi korban oleng dan motor roboh.
Darius yang membawa tas berisi uang sempat terpental ke dalam semak belukar sedangkan Yanto jatuh terkapar di pinggir jalan.
Saat Yanto bermaksud berdiri, pelaku yang memegang senjata tajam langsung membacok korban, sedangkan pelaku yang memegang senjata api langsung menodongkan pistol sehingga korban tak berkutik lagi.
Kesempatan itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengambil tas berisi uang Rp 324 juta dari tangan Darius. Lalu tancap gas.
Kapolres OKU AKBP Mulyadi SIk MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Zulkarnain SIK dan Kapolsek Baturaja Barat AKP MP Nasution SH MH
yang dikonfirmasi Sabtu (31/8) mengatakan, kasus ini sudah ditangani polisi.
Petugas juga sudah mengamankan barang bukti berupa kaca spion, helm warna hitam.
“Saat ini Polsek Baturaja Barat sedang mengejar pelakunya,” terang Kapolres.