Citizen Journalism
Polres Banyuasin Bentuk Grup Qasidah Polwan
Polres Banyuasin membentuk grup Qasidah Polwan dan Nasyid sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat.
PANGKALAN BALAI - Polisi yang memiliki fungsi pelayanan, pengayoman dan pembinaan masyarakat harus serba bisa agar dapat menyesuaikan diri dengan kegemaran masyarakat. Maka dengan digelarnya festival seni budaya Islam dalam rangka HUT Banyuasin ke-11, Polres Banyuasin sangat mendukung dan siap memberikan pelayanan pengamanan. Bahkan Polres Banyuasin berencana akan membentuk grup Nasyid dan Qasidah khusus Polwan.
"Kita harus serba bisa, maka untuk menyesuaikan kami Polres akan bentuk grup Nasyid dan Qasidah Polwan," kata Kapolres AKBP Achmad Iksan saat memberikan sambutan dalam pembukaan festival, Senin (24/6/2013) malam.
Diterangkan Iksan, kegiatan festival ini merupakan kegiatan positif yang perlu di dukung sehingga Polres juga akan membentuk grup Polwan Nasyid dan Qasidah.
"Kami Polres Banyuasin ingin ikut serta di seluruh aktivitas masyarakat, maka apa yang ada di masyarakat kami akan ikuti," terangnya.
Tidak hanya itu, dirinya juga melakukan pembinaan masyarakat melalui jalur masjid dengan menjadi khotib sholat Jumat dan sejuah ini sudah banyak tawaran dari pengurus masjid ini menunjukan adanya respon yang baik dari para ulama dan tokoh agama di Banyuasin.
"Para pencinta olahraga juga saya masuki, mulai dari klub bulutangkis, sepakbola hingga futsal, termasuk tenis lapangan. Ini adalah bagian dari upaya saya untuk mendekatkan diri dengan masyarakat," katanya.
Seperti di ketahui, dalam perayaan HUT Banyuasin ke-11 tanggal 2 Juli, Dewan Kesenian Banyuasin menggelar festival seni budaya Islam, kuda lumping, dendang melayu dan dangdut Kabupaten Banyuasin tahun 2013.
Festival yang dilaksanakan tanggal 24-29 Juni dan bertempat di halaman Sekretariat DK Banyuasin Jl Rioseli Pangkalan Balai ini dibuka oleh Bupati H Amiruddin Inoed yang diwakili Kadis Parsenpor Ir H Kosarodin, MM .
Ketua Dewan Kesenian Hazairin H Zabidi mengatakan, festival ini merupakan yang ke-8 dan 6 cabang diperlombakan yakni rebana, nasyid, bersanji, kudang lumping, dendang melayu dan dangdut. Dengan rincian rebana 30 peserta, bersanji 15, nasyid 20, dangdut 80, melayu 30 dan kuda lumping 8 peserta.