Harga BBM Naik
Organda Lubuklinggau Usul Tarif Angkot Sementara
Organda Lubuklinggau mengusulkan adanya tarif angkot sementara sebelum tarif yang resmi ditetapkan oleh pemerintah setempat.
Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Dalam dialog antara sopir angkutan kota (Angkot) warna kuning jurusan Terminal Kalimantan - Simpang Periuk Lubuklinggau dengan anggota dewan setempat dan stake holder lainnya Senin (24/6/2013), Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Lubuklinggau mengusulkan tarif angkot sementara, sebelum adanya kenaikan tarif resmi yang ditetapkan oleh pemerintah. Karena untuk memutuskan kenaikan tarif angkot, perlu waktu.
"Jadi sementara menunggu keputusan kenaikan tarif secara tetap, kami usulkan kenaikan tarif sementara. Supaya tidak ada kesimpang siuran di masyarakat atau harga tarif yang berbeda-beda yang ditentukan sepihak oleh kawan-kawan sopir. Nanti setelah ada keputusan resmi, maka yang diberlakukan adalah keputusan yang resmi tersebut" kata Ketua Organda Muhammad Sapran.
Menurutnya sementara menunggu keputusan tetap soal kenaikan tarif dari pemerintah kota, maka bisa diberlakukan tarif untuk umum dan mahasiswa Rp 4.000 dan pelajar Rp 2.000. "Kami usulkan paling tidak kenaikan itu berkisar 30 persen dari tarif lama," katanya.
Sebelumnya sejumlah sopir angkot di Kota Lubuklinggau berdialog dengan DPRD setempat. Mereka menyampaikan aspirasi terkait dengan kenaikan ongkos penumpang pasca kenaikan harga BBM bersubsidi lalu. Menurut mereka, salah satu penyebab adalah spare part dan setoran juga meningkat sehingga harus diimbangi dengan kenaikan ongkos angkut penumpang.