Harga BBM Naik
Harga Sayuran di Muaraenim Ikut Naik
Menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi, harga kebutuhan bahan pokok terutama sayuran di Muaraenim mulai mengalami kenaikan harga.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Menjelang kenaikan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi diberlakukan, harga kebutuhan bahan pokok terutama sayur-sayuran mulai mengalami kenaikan harga.
Dari pengamatan Sripoku.com di lapangan, kenaikan harga-harga sembako dibeberapa pasar tradisional di Kota Muaraenim dan sekitarnya mulai terasa terutama beberapa jenis sayur-sayuran.
Sedangkan untuk harga-harga di toko material bangunan, sebagian barang masih memberlakukan harga lama. Namun untuk beberapa material seperti besi behel mulai naik sekitar lima persen. Kenaikan tersebut karena modalnya memang naik dari distributornya di Jakarta.
Menurut seorang ibu rumah tangga, Reni (30) warga Muaraenim, kenaikan harga sembako sekitar 5 persen dari harga normal pada hari sebelumnya. Namun semakin kuat isu kenaikan harga BBM, harga juga semakin naik, terutama sayur-sayuran yang naik sekitar 20-50 persen.
"Saya tidak tahu penyebabnya. Namun pagi tadi saya bisa beli ayam yang biasanya Rp 25 ribu naik menjadi Rp 30 ribu. Sayur kubis biasa Rp 3.000 naik Rp 4.000 per kilogram. Pokoknya naik semua. Bagaimana kalau benar-benar jadi naik mungkin naik lagi," ujarnya.