Palembang Banjir

108 Dipotret, tapi Dak Ado yang Peduli

"Bapak motret sekolahan banjir ini barangkali ini yang ke-108 dipotret, tapi dak ado yang peduli," kata penarik ojek

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Hujan lebat yang cukup lama mengguyur Kota Palembang, Selasa (19/3/2013) dini hari hingga pagi hari tadi merendam sejumlah kawasan di Palembang, tidak terkecualli SDN 156 di Jl Lukman Idris Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami yang sudah menjadi langganan banjir.

"Bapak motret sekolahan banjir ini barangkali ini yang ke-108 dipotret, tapi dak ado yang peduli," kata penarik ojek di Simpang Kades kepada Sripoku.com.

Meski sekolahan ini digembok dan diliburkan, namun ada saja siswanya yang masuk ke halaman hanya sekadar bermain air genangan banjir.

"Sekarang lagi libur, ado lomba. Kalau banjir yang keno kelas 4 pagi, 5 pagi, kelas 2 diliburkan. Pokoknyo setiap musim hujan deras, sekolahan ini banjir," aku Rama dan Azel yang ditemui sedang bermain genangan air di halaman SDN 156.

Rama, pelajar kelas 6 ini mengakui jika sering diliburkan akibat ruang kelas tergenang air, para siswa terpaksa berupaya menambah dengan belajar di rumah.

"Terpaksa menambah belajar di rumah. Dak enak nggak belajar. Pinginnya sekolah kito bebas banjir. Ini kami pingin lihat kelas," tambah Azil yang duduk di Kelas 5.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved