Palembang Banjir
108 Dipotret, tapi Dak Ado yang Peduli
"Bapak motret sekolahan banjir ini barangkali ini yang ke-108 dipotret, tapi dak ado yang peduli," kata penarik ojek
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Sudarwan
"Bapak motret sekolahan banjir ini barangkali ini yang ke-108 dipotret, tapi dak ado yang peduli," kata penarik ojek di Simpang Kades kepada Sripoku.com.
Meski sekolahan ini digembok dan diliburkan, namun ada saja siswanya yang masuk ke halaman hanya sekadar bermain air genangan banjir.
"Sekarang lagi libur, ado lomba. Kalau banjir yang keno kelas 4 pagi, 5 pagi, kelas 2 diliburkan. Pokoknyo setiap musim hujan deras, sekolahan ini banjir," aku Rama dan Azel yang ditemui sedang bermain genangan air di halaman SDN 156.
Rama, pelajar kelas 6 ini mengakui jika sering diliburkan akibat ruang kelas tergenang air, para siswa terpaksa berupaya menambah dengan belajar di rumah.
"Terpaksa menambah belajar di rumah. Dak enak nggak belajar. Pinginnya sekolah kito bebas banjir. Ini kami pingin lihat kelas," tambah Azil yang duduk di Kelas 5.