Pemilihan Bupati Muaraenim
Giri Pilih 'Blusukan' di Pasar Tradisional
Kandidat Cawabup Muaraenim Giri Ramanda NK yang didukung PDI Perjuangan memilih melakukan blusukan ke pasar-pasar tradisional.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Soegeng Haryadi
“Kedepan infrastruktur pasar tradisional akan menjadi prioritas kita untuk seera dibangun dan dibenahi,” ujar Giri yang menjabat sebagai anggota DPRD Sumsel ini saat berada di Pasar Bantingan, Tanjungenim, Muaraenim, Jumat (22/2/2013).
Menurut Giri, dalam beberapa hari terakhir dirinya telah melakukan kunjungan dan melihat dari dekat kondisi beberapa pasar di Kabupaten Muaraenim seperti di Kecamatan Benakat dan Kecamatan Lawang Kidul tepatnya di pasar pagi Bantingan dan Pasar Baru Tanjungenim. Dari hasil dialog dengan pedagang dan masyarakatnya, rata-rata mereka minta dilakukan pembenahan dan perbaikan pasar hingga nyaman dan aman serta modal kerja bagi para pedagang.
"Kita sengaja datang ke pasar-pasar untuk mendengar dan melihat lebih dekat, persoalan-persoalan yang dihadapi para pedagang, baik yang berkaitan dengan kegiatan pasar, maupun kendala-kendala lainya, termasuk kebijakan dan program pemerintah untuk mendukung aktivitas pasar tradisional," kata keponakan mantan Presdien RI Megawati Soekarnoputri ini.
Jika melihat dan mendengar di lapangan, lanjut Giri, ternyata pemerintah selama ini kurang memperhatikan aspek perencanaan, pengembangan, pemberdayaan dan dukungan terhadap pertumbuhan usaha-usaha kecil menengah, yang semua kegiatan dan denyut nadi kehidupannya ada pada pasar-pasar tradisional. Untuk itu, kedepan, pihaknya akan mengarahkan ke modernisasi sejumlah pasar tradisional, baik melalui perencanaan dan pengelolaan lebih terarah dan tepat sasaran.
Sebagai contoh jalan, hampir seluruh jalan menuju dan di dalam pasar rusak dan becek serta semrawut sehingga sering membuat kemacetan terutama untuk parkir mobil dan motor.
"Jalan-jalan harus diperhatikan, perlu perbaikan di jalan-jalan di dalam pasar dan sekitar Pasar Pagi. Kami ini kan sering belanja dan nganterin barang dagangan, dan itu jadi kendala kita kalau jalan-jalannya pada rusak, selain becek jadi menambah kemacetan," ujar Asep, seorang pedagang.