Polisi Buru Bandar Besar Togel
PALEMBANG, SRIPO --- Judi jenis toto gelap (Togel) masih jadi favorit. Buktinya jajaran Unit Judisila, Satuan Pidum Dit Reskrim Polda Sumsel pimpinan AKBP Erwin Rachmat SIk dan Kompol Nugroho Agus Setiawan SIk, Kamis (7/1) sore, membongkar judi jenis ini yang omzet mencapai ratusan juta rupiah per hari.
Tiga orang tersangka ditangkap. Mereka terdiri atas kurir, dan kaki tangan bandar, namun bandar besarnya belum ditangkap. Bukti omzet ratusan juta dilihat dari hasil sitaan berupa rekapan kertas pasang nomor yang didapat dari ketiga tersangka. Para tersangka tersebut, Suheri (23), kurir, warga Jl Ki Merogan Lr Akpus RT 2 RW 1 Kelurahan Ogan baru, Kecamatan Kertapati yang
ditangkap saat hendak bertransaksi dengan petugas yang menyamar. Selanjutnya Suher buka mulut dan menyebutkan agennya yang bernama Abdauk (16) warga Jl Ki Merogan Lr Akpus RT 2 RW 1 Kel Ogan baru, Kertapati.
Dari keterangan yang dikeluarkan dua kurir ini maka dibekuklah si kaki tangan bandar yakni, Abing (24), warga Jl M Ali RT 24 RW 08, Sekip Madang Kel Sekip Jaya Kec Kemuning. Total barang bukti yang didapat adalah ratusan lembaran kupon pasang togel dan rekap serta uang tunai sekitar Rp 1 juta. Selanjutnya juga ditemukan buku tabungan yang saldonya mencapai Rp 200 j
uta. Abing mengaku dia bertugas sebagai pengumpul dari para kurir yang menyebar. “Janji bertemu untuk menyetor biasanya dilakukan di tempat-tempat berbeda,” katanya.
Toto gelap yang dijual adalah jenis toto singapura (tosin) yang dibuka sore hari. Bukanya mulai pukul 17.00-21.00, berbeda dengan togel kebanyakan, jaringan ini juga relatif rapi dan sangat
tertutup. “Pengelola atau bandar tak bertemu langsung dengan saya, mereka tinggal terima duit saja,” kata Abing. Berbeda dengan Abing yang punya akses dengan bandar, Abdauk dan Suheri hanya kurir bayaran.
Biasanya mereka mendapat upah harian sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu perhari. Tergantung berapa besar orang pasang nomor, kami cuma diberi bonusnya saja,” kata Suheri. Suheri mengaku mau jadi kurir togel untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Dari tangan Suheri polisi menyita 41 lembar hasil rekapan tosin dan uang hasil pasangan sejumlah Rp 916 ribu. “Kalau ada yang
menang saya telepon Abing dan dia bakal datang dan memberikan uangnya,” kata Suheri.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Abdul Gofur melalui Direktur Dit Reskrim, Kombes Pol Suharno didampingi Kasat I Pidum Erwin Rachmat SIk mengatakan, jaringan tosin ini sangat rapi. “Modus judi tosin ini selalu terputus antara kurir dan bandar-bandar kecilnya,” katanya. sripo