Tak Sangka Videonya Viral, Profesor Hukum Yang Cekcok Dengan Polisi di Surabaya Minta Maaf
Mengingat video tersebut terlanjur viral di medsos, Sadjijono meminta maaf kepada masyarakat atas kehebohan yang terjadi akibat rekaman video tersebut
SRIPOKU.COM , SURABAYA - Tak ada niatan menyebarkan video perdebatannya dengan seorang oknum polisi di media sosial soal rambu putar balik di Jalan Jemursari Surabaya yang sempat viral di Youtube akhirnya sang profesor pun meminta maaf
Diketahui Pria paruh baya dalam video itu bernama Sadjijono (66) yang adalah seorang akademisi bergelar profesor di bidang Ilmu Hukum.
Sejak awal ia merekam adegan tersebut, pihaknya menegaskan, hanya untuk disimpan sebagai dokumentasi pribadi.
Mengingat video tersebut terlanjur viral di medsos, Sadjijono meminta maaf kepada masyarakat atas kehebohan yang terjadi akibat rekaman video tersebut.
• Pria Ini Cekcok dan Ceramahi Polisi Di Surabaya. Videonya Viral, Berikut Fakta dan Kronologinya.
• Arswendo Atmowiloto Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Kanker Prostat
• Jika Anda Punya Ikan Predator Jenis Ini Jangan Dilepas di Sungai, Bahaya Bagi Populasi Ikan Sungai
"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas viralnya video diri saya dan anggota Polantas yang diviralkan oleh orang," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima SURYA.co.id, Jumat (19/7/2019).
"Oleh karena sudah terlanjur viral, maka dalam kesempatan ini saya mohon maaf dan saya klarifikasi," lanjutnya.
Sadjijono menerangkan, anggot Polantas yang diajaknya berbicara dalam video itu memahami Traffic Board tersebut dengan penafsiran yang berbeda.
"Anggota Polantas yang berdinas di tikungan tersebut berpersepsi, bahwa rambu-rambu tersebut dilarang atau tidak boleh putar balik, sehingga pengendara kendaraan yang putar balik ditindak dan ditangkap," ujarnya.
Kejadian penindakan atas dugaan pelanggaran rambu-rambu lalulintas semacam itu pernah ia alami dua kali.
Kejadian pertama pada bulan Januari 2019, Sadjijono mengaku sempat memberikan pemahaman pada para polantas yang berjaga di kawasan tersebut.
• Brigadir Yeni Dwi Hermilah, Penerjun Asal Muba Ini Besok akan Atraksi Terjun Payung di BKB Palembang
• Wajah Lucinta Luna Tanpa Make Up Menor Bikin Pangling, Pose Makan Mie Ayam Sambil Ngemper Disoroti
"Terjadi sekitar bulan Januari 2019, dan saya pahamkan dapat direrima dengan baik. Selesai," terangnya.
Kemudian, kejadian kedua pada bulan Maret 2019.
Saat itu mobilnya yang bermanuver di U-Turn tersebut mendadak diberhentikan oleh petugas polisi lalulintas.
"Pada saat itu saya turun dan diskusi masalah alasan mengapa ditangkap dan tidak ada alasan," katanya.
"Maka kemudian bersama-sama menuju rambu-rambu yang terpasang dan terjadi seperti videk yang diviralkan orang tersebut," lanjutnya.