Berita Palembang

Mengintip Kondisi SD Negeri 200 Palembang, 12 Tahun Upacara Bendera di Tengah Lapangan Berlumpur

Mengintip Kondisi SD Negeri 200 Palembang, 12 Tahun Upacara Bendera di Tengah Lapangan Berlumpur

Penulis: Haris Widodo | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
Murid SD Negeri 200 Palembang upacara di halaman sekolah yang berlumpur, Senin (24/6/2019) pagi. 

Mengintip Kondisi SD Negeri 200 Palembang, 12 Tahun Upacara Bendera di Lapangan Berlumpur

Laporan wartawan Sripoku.com, Haris Widodo

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Melihat sekolah yang bagus, rapih dan layak digunakan serta memiliki fasilitas memadai adalah hal biasa di daerah perkotaan seperti di Kota Palembang.

Namun barangkali tak banyak yang tahu kalau di tengah Kota Palembang juga ada sekolah yang sangat tidak layak dijadikan tempat menimba ilmu para generasi penerus bangsa.

Adalah SD Negeri 200 Palembang yang terletak di tengah persawahan.

Tepatnya di kawasan Jalan Meranti RT 35 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati.

SD Negeri 200 Palembang ini tidak memiliki halaman yang layak dan kondisi bangunan sekolah yang juga memprihatinkan.

Komentari Soal Pungli di Sekolah, Zulinto Sebut tak Ada Korelasi Siswa Pakai Jas Jadi Pintar

Fitri Ingatkan Sekolah Pungli Bisa Dipidana, Ini Jenis Pungutan yang tak Boleh Dilakukan Sekolah

Dua Sekolah Palembang Masuk Daftar 100 SMA Terbaik se-Indonesia Berdasar Nilai UN 2019

Anak Mengeluh Sakit di Hari Pertama Sekolah, Inilah Penyebabnya, Lakukan Tips Berikut

Ini Syarat-syarat Mendaftar Calon Siswa Baru SD, Sekolah tak Boleh Tolak Siswa Berkebutuhan Khusus

Murid SD Negeri 200 Palembang upacara di halaman sekolah yang berlumpur, Senin (24/6/2019) pagi.
Murid SD Negeri 200 Palembang upacara di halaman sekolah yang berlumpur, Senin (24/6/2019) pagi. (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Kendati demikian, para guru dan murid tetap semangat menjalani kegiatan belajar mengajar.

Bahkan kepala sekolah, para guru dan murid tetap menggelar upacara bendera setiap hari senin.

Upacara terpaksa dilaksanakan di halaman sekolah yang becek dan berlumpur.

Begitulah kondisinya sejak berdiri sampai sekarang.

"Sudah 12 tahun saya di sini. Kondisinya seperti ini tidak ada lapangan sekolah. Bahkan kami harus upacara di areal tersebut yang berlumpur dan becek," ujar Kirtoshia SPd, Kepala Sekolah SD N 200 Palembang, kepada Sripoku, Senin (24/6/2019).

Menurut Kirtoshia sudah 3 kali ia mengajukan kepada dinas terkait untuk diadakannya lapangan yang layak.

Anak Yang Tidur Siang di Sekolah Lebih Bahagia, Unggul Dan Lebih Sedikit Memiliki Masalah Perilaku

Jembatan Ambruk - Demi Sekolah, Anak-anak di Pedalaman Flores Harus Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Video: Berdiri Diatas Rawa-rawa,Sekolah SD 200 di Palembang Tidak Punya Lapangan

 

Murid SD Negeri 200 Palembang upacara di halaman sekolah yang berlumpur, Senin (24/6/2019) pagi.
Murid SD Negeri 200 Palembang upacara di halaman sekolah yang berlumpur, Senin (24/6/2019) pagi. (SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO)

Nyatanya sampai sekarang sekolah yang tempat 331 murid menuntut itu, para muridnya harus rela upacara di tempat yang sangat memprihatinkan.

Kondisi ruangan kelas pun sangat memprihatin.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved