Kasus Pembunuhan Pendeta di Sungai Baung
Kasus Pembunuhan Melinda Zidemi Jadi Atensi Polda Sumsel, Anjing Pelacak K9 Diturunkan Endus Pelaku
Kasus pembunuhan terhadap Melinda Zidemi (24), menjadi atensi Polres OKI dan Polda Sumsel guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus pembunuhan terhadap Melinda Zidemi (24), menjadi atensi Polres OKI dan Polda Sumsel guna mengungkap kasus pembunuhan tersebut.
Bahkan Tim gabungan juga menurunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian.
Hal itu diungkapkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara melalui Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat dikonfirmasi, Rabu (27/3/2019).

• Cerita Teman Akrab Melinda Zidemi, 2 Minggu Lalu Melinda Ngajak Saya ke Pasar 16 Ilir Palembang
• Usai Proses Ibadah penghiburan, Jenazah Melinda Zidemi Dibawa ke Kampung Halamannya Nias Sumut
• Fakta-fakta Kasus Pembunuhan Melinda Zidemi, Anak Kecil Jadi Saksi Kunci yang Sempat Dicekik Pelaku
Menurutnya usai ditemukan korban pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dengan memeriksa tempat kejadian dan mengumpulkan bukti.
"Dan hari ini sesuai perintah Kapolda Sumsel, Tim Jatanras dan K9 Sabhara Polda Sumsel menurunkan anjing pelacak bersama Satreskrim Polres OKI guna kembali melakukan olah TKP ulang di lokasi kejadian untuk mencari petunjuk dan bukti."
"Hal itu berguna untuk mengungkap pelakunya dibalik pembunuhan tersebut," jelasnya.

• Video Jasad Pendeta Melinda Zidemi Tiba di RS Bhayangkara Palembang, Keluarga Korban Syok
• Melinda Zidemi tak Pernah mengeluh Mengabdi di Daerah Pelosok, Enam Bulan di GKII Sungai Baung OKI
• Kronologi Lengkap dan Update Pembunuhan Pendeta Melinda Mawati Zidoni, Saksi Kunci Sudah Diamankan
Lanjutnya, dari hasil visum yang dilakukan oleh pihak dokter Forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang, ditemukan tanda kekerasan yang membuat korban meninggal dunia.
"Hasil visum luar, korban tewas karena dicekik. Sebab di leher korban terdapat luka memar bekas cekikan dan lidah korban patah, hingga korban dak bisa bernafas dan meninggal dunia," jelasnya.
Selain itu, juga ditemukan bukti baru adanya bekas sperma di sekitar area kewanitaan korban. Hal itu menjadi bukti baru bagi pihak kepolisian untuk memburu korban.
"Di vagina korban juga terdapat sperma laki laki (pelaku). Saat ini kami masih mengejar pelaku," jelasnya.
Sebelumnya, telah terjadi pembunuhan sadis yang menyebabkan seorang Vikaris atau Calon Pendeta meregang nyawa di Perkebunan Sawit Divisi 3, PT PSM, Sungai Baung, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan.