Berita Palembang

100 Pemuda Palembang Ikuti Seleksi JPD, Harus Berwawasan Luas tak Hanya Kuasai Seni dan Budaya

Sebanyak seratur (100) orang pemuda-pemudi Kota Palembang mengikuti seleksi terbuka Jambore Pemuda Daerah (JPD) Kota Palembang

100 Pemuda Palembang Ikuti Seleksi JPD, Harus Berwawasan Luas tak Hanya Kuasai Seni dan Budaya
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Ahmad Zazuli. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sebanyak seratur (100) orang pemuda-pemudi Kota Palembang mengikuti seleksi terbuka Jambore Pemuda Daerah (JPD) Kota Palembang dengan Tema Palembang Kota Layak Pemuda bertempat di Hotel Princess Palembang, Senin (25/3/2019).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Palembang, Ahmad Zazuli mengatakan, pemuda-pemudi Palembang yang akan mewakili Jambore Tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang diharapkan tidak hanya bisa menguasai seni dan budaya saja, tapi juga harus memiliki wawasan luas tentang Kepemudaan.

Hal ini lantaran, pada ajang ini nantinya perwakilan Pemuda Palembang bisa setidaknya memiliki nilai plus pada Jambore Tingkat Provinsi nanti.

"Meski point seleksinya ada pada kerarifan lokal, yakni seni dan budaya, saya harap juri seleksi ada penambahan materi tentang wawasan," ungkap Ahmad Zazuli.

Dari 100 peserta yang ikut seleksi, dikatakan Zazuli akan diambil 10 pasang peserta Jambore yang akan mewakili Palembang untuk mengikuti Jambore Tingkat Provinsi Sumsel Juni nanti di Kota Pagaralam.

Meski begitu, dirinya berharap perwakilan Palembang akan tampil kembali menjadi juara umum seperti tahun lalu.

Dari 100 peserta yang mengikuti proses seleksi umum ini diantaranya berasal dari organisasi kepemudaan, seperti dari sanggar seni, lembaga kepemimpinan siswa, Purnapaskibraka yang berusia 16 sampai 30 tahun.

Jambore sendiri merupakan agenda rutin yang diselenggarakan hingga tingkat nasional yang melalui proses tahapan dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat nasional.

Menurut Zazuli, Kota Palembang tidak lagi memungkinkan untuk dilakukan proses seleksi tingkat kecamatan, namun langsung melalui proses ke tingkat kota.

Dimana, kata Zazuli jikalau dilakukan Jambore tingkat kecamatan Kota Palembang adalah situasi yang sudah tidak memungkinkan lagi.

"Jambore itu harus dialam terbuka, sedangkan di 18 Kecamatan rata-rata tidak memiliki lahan terbuka, keterbatasan tempat itulah maka kita adakan langsung proses seleksi ini," jelasnya.

Cabuli Anak Tetangga Ratusan Kali, Kakek Dua Cucu di Baturaja Ini Dijeruji

Gara-gara Pegal di Punggung Kita Jadi Tak Produktif, Inilah 5 Cara untuk Meredakannya!

Bukan Wijin, Gisel Justru Ditemani Gading Marten Saat di Bali Kompak Buat Video bak Keluarga Bahagia

Penulis: Reigan Riangga
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved