Berita Palembang

Hendak Antar Teman Pulang, Motor Pelajar SMP Ini Dilarikan Polisi Gadungan

Hendak Antar teman Pulang, Motor Pelajar SMP Ini Dilarikan Polisi Gadungan

Hendak Antar Teman Pulang, Motor Pelajar SMP Ini Dilarikan Polisi Gadungan
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Beni (14), ditemani ayahnya, Ari (34), ketika melapor ke Polresta Palembang, lantaran sepeda motornya hilang, Sabtu (16/3). 

Hendak Antar Teman Pulang, Motor Pelajar SMP Ini Dilarikan Polisi Gadungan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pencurian sepeda motor (Curanmor), dengan modus pelaku mengaku sebagai oknum anggota polisi, kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Palembang, Sabtu (16/3).

Kali ini korbannya, dua orang pelajar kelas 3 SMP, Beni (14) dan Edo (15), warga Jalan Pangeran Ayin, Lorong Buntu, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako.

Atas kejadian tersebut, membuat Beni ditemani sang Ayah melaporkan kejadian ini ke Polresta Palembang.

Cerita Lengkap Bocah Ikut Terbawa Pencuri Mobil di Jl Letkol Iskandar Palembang dan Ciri-ciri Pelaku

Rencana Pesta Sabu Gagal, Dua Sekawan Ini Diamankan Polsek Ilir Barat II Palembang

Update Paling Terbaru, Linda Orangtua Anak yang Ikut Terbawa Pencuri Mobil Datangi Polresta

Dihadapan petugas, Beni menuturkan kejadian tersebut terjadi, saat dirinya ingin mengantar temannya Edo pulang ke rumah yang tidak jauh dari kediaman korban.

Ketika dalam perjalanan di Kawasan Sako Palembang, motor korban dihentikan oleh dua lelaki yang mengendarai motor Beat, mengaku sebagai anggota polisi.

"Katanya motor saya bermasalah, saya sempat mengatakan ingin pulang memanggil bapak, tapi tidak boleh dan kami disuruh ikut ke kantor. Lalu saya dibonceng pakai motor, dan kawan saya ikut dibonceng
temannya," katanya.

Setelah beberapa lama, tepatnya di depan Stadion Kamboja, kedua korban diturunkan dan pelaku tancap gas membawa kabur sepeda motor korban.

"Kami diturunkan di lorong samping Polsek Kamboja, lalu mereka pergi," ujarnya.

Ketika ditemui, Ari (34), ayah korban Beni mengatakan, dirinya mengetahui kejadian tersebut, setelah mendapat kabar dari anaknya.

"Begitu dapat kabar, saya langsung menjemput mereka berdua dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palembang," katanya.

Sementara, Ka SPK Polresta Palembang, Ipda Haidir bersama beberapa anggotanya langsung bergerak ke TKP untuk mengumpulkan data serta bukti guna melengkapi berkas pengaduan dari korban.

"Laporan sudah kita terima, kita sudah mendatangi mendatangi TKP, guna mengumpulkan data dan memeriksa saksi di Lapngan, laporan ini tentu akan ditindakalnjuti oleh unit ranmor Polresta Palembang," Tegas Haidir.

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved