Berita Palembang
Korban Tabrak Lari di Depan Punti Kayu Meninggal Dunia, Ternyata Ibu Hamil dan Diduga Korban Jambret
Seorang pengendara sepeda motor yang terkapar di Jalan Kol H Burlian Km 7 depan Hutan Wisata Punti Kayu Palembang, ternyata seorang wanita hamil
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang pengendara sepeda motor yang terkapar di Jalan Kol H Burlian Km 7 depan Hutan Wisata Punti Kayu Palembang, ternyata seorang wanita yang sedang hamil.
Diketahui korban bernama Ice Trisnawati (280 dan meninggal dunia.
Keluarga korban Ice Trisnawati (28) histeris, mengetahui jika Korban Ice meregang nyawa usai terjatuh dari motornya.
Ice meninggal bersama anak yang dikandungnya berusia 7 bulan.
Diduga Ice menjadi korban penjambretan oleh orang tidak dikenal.

• Pengendara Motor Terkapar di Depan Hutan Wisata Punti Kayu Palembang, Diduga Korban Tabrak Lari
• Pernah Jadi Preman Terkenal, Pria ini Berubah dan Sering Bantu Penyandang Disabilitas Naik Tangga
• 6 Tombol Rahasia di WhatsApp yang Mungkin tidak Kamu Ketahui, No 4 Bisa ‘Bungkam’ Teman di Kontak
Masiyah (50), Ibu korban tak henti-hentinya histeris menahan tangis usai mengetahui tubuh anaknya sudah terbujur kaku tak bernyawa di ruang Forensik Rumah Sakit(RS) Bhayangkara Palembang.
"Oi anaknyo nih masih kecik-kecik, dio lagi hamil besak pulo," ujar Ibu korban histeris, Senin (25/2/2019).
Masiyah tak membayangkan jika anaknya tersebut harus meregang nyawa akibat dijambret orang.
Dirinya sudah kerap mengingatkan anaknya untuk berhati-hati dalam berkendara.
Dirinya juga tak mendapat firasat jika anaknya akan meninggal.

• Haris Diculik dan Dianiaya, Kapolda Sumsel : Ini Dilakukan Oknum Polisi Nggak Mungkin Preman
• Anggota Jatanras Polda Sumsel Dikeroyok Preman dan Ditusuk di Tangga Buntung, Berikut Kronologisnya
• Pangdam II Sriwijaya : Pemilu dan Pilpres 2019, TNI AD Tetap Komitmen Selalu Menjaga Netralitas
"Dio dak pernah cerita, jadi idak ada firasat sama sekali. Cuma dia sempat cerita waktu kami ngobrol sudah ada duit buat ngelahirin. Jadi ibu dak usah pikirin," ungkapnya menjelaskan firasat tersebut.
Sementara, suami korban Rahmad (29) bercerita terakhir ketemu istrinya pagi hari sebelum dirinya berangkat membawa Mobil travel ke Sungai Lilin, Musi Banyuasin.
Dirinya bahkan sempat berkabar sebelum Ice ditemukan meninggal.
"Aku semalam waktu nak bawa travel dilarang. Dia bilang, kak jangan pergi, dirumah bae. Akhirnyo aku tedok. Jam 2 pagi dibanguni. Kak, bangun nak pergi."
• Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Syafrial Lantik 208 Bintara TNI AD di Rindam II/Swj Putang-Lahat
• Keceriaan dan Kebersamaan Pengurus Persit KCK PD II/SWJ di Markas Batalyon Arhanud 12/SBP
• Aiptu Erwin Alias Wen Nago, Polisi Menyamar Jadi Ibu-ibu untuk Tangkap Copet di Pasar 16 Ilir
• TKD KIK JKW-MA Klaim Bakal Menangkan Jokowi di Sumsel, Ini Tanggapan BPD Prabowo-Sandi
"Walaupun aku pergi, aku masih telponan samo dio. Saya masih telponan, dia minta izin nak jemput ayuk (anak nomor 2) yang sekolah di kilometer 11. Dia juga bilangnya mau naik angkot," ujar warga Jalan Ariodilah Lorong Perguruan tersebut.